• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Musasi Membatik

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
23 Januari, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Musasi Membatik
Share

Peran para saudagar batik, pada masa awal berdirinya Muhammadiyah tidak bisa dikesampingkan. Para saudagar (pengusaha) menumbuhkembangkan serta berkontribusi meluaskan skup wilayah dakwah hingga ke luar Yogyakarta. Bahkan, KH. Ahmad Dahlan dikenal sebagai pedagang batik. Beliau berdagang sambil memberikan pencerahan. Tak jarang, dalam ekspedisi dagangnya yang meluas sampai ke ujung timur pulau Jawa, beliau memberikan pemahaman beragama yang benar, namun tetap  dengan cara santun dan elegan.

Untuk menapaktilasi  perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalam berdakwah dan menyebarkan pencerahan, serta mengenalkan batik sebagai budaya bangsa (heritage), yang harus dijaga dan dilestarikan, SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo (Musasi) menyelenggarakan pembelajaran luar kelas dengan tema membatik.

Baca Juga

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo Drs. Aunur Rofiq, M.Si mengatakan, jika kegiatan perdana ini berlangsung selama 4 hari (11-14 Januari 2016). Materi membatik yang diberikan tidak hanya terbatas dalam membuat pola pada kain. Namun, para peserta didik yang berasal dari seluruh kelas 7 itu diberikan pemahaman bagaimana membuat pola yang baik, bagaimana cara memegang alat membatik (canting) dengan benar, dan kapan saat menebalinya dengan malam. “Karena pendidikan yang baik itu mengalami, mempraktikkan langsung,” ujar Bapak yang juga menjadi Ketua Majelis Kader PDM Sidoarjo itu.

Kepala sekolah yang sudah memegang amanah selama dua tahun itu juga berharap agar seluruh pendidik di sekolah yang terletak di Jl. KH. Samanhudi no. 81 itu memberikan porsi untuk pembelajaran luar kelas. “Agar para peserta didik mendapatkan pengalaman langsung dan dapat menyimpan ingatan tentang pembelajaran tersebut dalam memori jangka panjang (long therm memory).”tambah menantu Allahuyarham Ustadz Abdur Rahim Nur tersebut. (roelsebloe)

Tags: beritaDinamika Persyarikatanfeaturedmajalah suara muhammadiyahmuhammadiyahnasionalpendidikanSidoarjo
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna
Berita

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Prof. Syamsul Anwar; Sunni-Syiah Bermula dari Politik

Prof. Syamsul Anwar; Sunni-Syiah Bermula dari Politik

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In