• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

PWM Kalsel Kunjungi Budidaya Madu Kelulut

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
5 Maret, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
PWM Kalsel Kunjungi Budidaya Madu Kelulut
Share

Kalsel–Beberapa waktu yang lalu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan mengunjungi tempat pembudidayaan madu kelulut yang terletak di Desa Garunggung Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong (28/2). Salah satu pembudidaya yang sempat dikunjungi adalah Bapak Zailani yang sudah sekian lama mengembangkan madu kelulut di sekitar rumahnya. Madu kelulut yang dihasilkannya juga sudah diekspor sampai ke negeri jiran Malaysia dan beberapa daerah lainnya di tanah air.

Menurut Zailani, usaha madu yang dikembangkannya tersebut didasari dalil Al-Quran yakni surat An Nahl ayat dan 68 dan 69. Artinya: “Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat yang dibuat manusia.”“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat ubat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Menurut Zailani, khasiat madu kelulut sama seperti lebah madu. Kelulut juga menghasilkan madu dan propolis yang kaya dengan khasiat seperti antioksidan yang tinggi. “Madu kelulut rasanya agak masam dibanding madu biasa dan warnanya lebih cerah. Harganya pun lebih mahal dibandingkan dengan madu lebah biasa karena jarang di pasaran,” paparnya.

Melalui kunjungan tersebut, PW. Muhammadiyah Kalimantan Selatan berharap dapat mengembangkan kepada pasar yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. (Abdul Khaliq/MPI PWM Kalimantan Selatan-ed Th)

Tags: BudidayafeaturedMadu KelulutmuhammadiyahPWM Kalsel
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Hukum Wasiat (1)

Hukum Wasiat (2): Al-Baqarah Ayat 180-182

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In