• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Minggu, Maret 15, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Rektor UMM: Pendidik Harus Jadi Teladan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
3 Mei, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Rektor UMM: Pendidik Harus Jadi Teladan
Share

MALANG, suaramuhammadiyah.com—Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diwarnai dengan upacara di lapangan helipad UMM, hari ini (2/5). Rektor Fauzan, bertindak selaku inspektur upacara yang diikuti sekitar 900 civitas akademika UMM dari kalangan dosen, karyawan dan fungsionaris mahasiswa.

Dalam amanahnya, rektor menyebut saat ini dunia pendidikan menghadapi tantangan sangat berat yakni minimnya keteladanan. Untuk itu, dia mendorong agar kalangan civitas akademika menjadi pelopor keteladanan tidak hanya bagi anak didik tetapi juga bagi masyarakat luas.

Baca Juga

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

“Kami mendorong agar dosen, karyawan, dan mahasiswa fungsionaris menjadi eksemplar atau contoh bagi lingkungan sekitar. Untuk itu harus menampilkan jati diri dan akhlaknya sebaik mungkin,” katanya.

Pendidikan, lanjut Fauzan, juga harus dimaknai sebagai komunikasi vertikal dan horizontal. Pendidikan harus mampu mendekatkan manusia kepada Tuhannya, sekaligus menjadikannya sebagai sarana membangun silaturahim dengan sesama manusia.

“Makna vertikal dan horizontal ini mirip dengan hikmah Isra’ Mi’raj yang sebentar lagi akan kita peringati,” tambah rektor. Dengan pendekatan kepada Sang Khalik, kata rektor, akan menjadikan manusia dapat melakukan self control sekaligus men-drive diri pada etika dan etos kerja yang optimal. Sedangkan dengan hubungan baik dengan sesama, maka interaksi sesama manusia akan lebih produktif.

Usai memberi sambutan, rektor menyerahkan penghargaan bagi mahasiswa, dosen, karyawan dan ketua program studi berprestasi. Selain itu, dia juga memberikan reward kepada pegawai UMM yang telah mengabdi selama 25 tahun atau lebih. Sebanyak 86 pegawai menerima penghargaan ini.

Peringatan Hardiknas merupakan salah satu hari nasional yang diperingati secara instimewa di UMM. Selain Hardiknas, UMM juga menyelenggarakan upacara Hari Proklamasi setiap 17 Agustus dengan peringatan yang tak kalah meriah.

“Ini merupakan pengejewantahan visi UMM dari Muhammadiyah untuk Bangsa,” kata Wakil Rektor II, Dr Nazaruddin Malik, MSi, tentang proses upacara ini. (Humas UMM)

Tags: featuredMalangmuhammadiyahpendidikanSuara MuhamamdiyahUMM
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna
Berita

Lazismu Danurejan Salurkan Bantuan untuk Guru KB Al Amna

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Peringati Hardiknas, UMM Berikan Penghargaan untuk Dosen, Mahasiswa, dan Karyawan Berprestasi

Peringati Hardiknas, UMM Berikan Penghargaan untuk Dosen, Mahasiswa, dan Karyawan Berprestasi

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In