• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Laode Muhammad Syarif; Gak Usah Bantu KPK !

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
12 Mei, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
1
Laode Muhammad Syarif; Gak Usah Bantu KPK !
Share

YOGYAKARTA. suaramuhammadiyah.com— Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menyatakan bahwa para mahasiswa dan generasi muda sebenarnya tidak perlu membantu KPK. Namun hendaknya membantu diri sendiri dengan menjadi pribadi yang jujur dan berintegritas tinggi. Hal itu dikatakan Laode dalam sesi Seminar Nasional Anti Korupsi dengan tema “Gerakan Pemuda Menjadi Harapan Menuju Indonesia Bebas Korupsi di Tahun 2045” di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu (11/5).

“Gak usah bantu KPK. Bantu diri kalian sendiri!” ujar Laode di hadapan ratusan mahasiswa.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Beliau kemudian menyatakan, “Siapa yang pernah menyontek? Mulai besok bersumpah tidak akan menyontek lagi. Omong kosong kalau masih menyontek tapi pengen merubah negara. Bantu KPK dengan menjadi jujur,” tegas Laode dalam acara yang diselenggarakan oleh PK IMM Fakultas Hukum UMY.

Menurutnya, peran pemuda membantu KPK bisa diwujudkan dengan menjadikan setiap diri mahasiswa sebagai pribadi yang jujur. Jika semakin banyak pemuda yang sadar akan korupsi maka pemimpin Indonesia di masa mendatang juga akan diisi oleh orang-orang yang baik dan terbebas dari korupsi. “Seorang pemimpin itu akan berlaku berdasarkan pada bacaan buku dan pengalamannya,” tutur putra Makassar ini.

Bagi Laode, peran individu mewujudkan pribadi yang jujur dan berkarakter menjadi sangat penting di tengah kondisi masyarakat yang sedang tidak baik. “Masyarakat kita sedang sakit. Saya kasih contoh, ada Ujian Nasional yang gurunya mensetting supaya anak-anak dikasih contekan. Guru dan murid saling bekerjasama. Tiba-tiba ada anak yang protes justru dikucilkan. Ini terjadi di Jawa Timur. Kerusakannya sudah sangat parah. Kita sampai takut berbuat jujur,” ungkapnya.

Wakil Ketua KPK ini juga menceritakan kondisi KPK yang sangat terbatas. Oleh karena itu, peran pencegahan korupsi harusnya dilakukan oleh semua pihak dengan menempuh berbagai cara. “Saat ini KPK hanya memiliki 1.400 anggota, mulai dari pimpinan, penyidik, hingga karyawan dan satpam. Penyidik hanya 100 orang. Sementara laporan yang masuk mencapai 7000 kasus. Dan kami hanya ada di Jakarta saja,” katanya. (Ribas)

Tags: featuredKPKLaode Muhammad Syarifmuhammadiyahsuara muhammadiyahUMY
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Hakikat Kebajikan (1) ; Surat Al-Baqarah Ayat 177

Hasan Hanafi dan Tafsir Sosial Al-Qur’an

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In