• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Musycab IMM Djazman Alkindi Usung Pembebasan Mustadl’afin

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
12 Mei, 2016
in Berita, Dinamika persyarikatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Musycab IMM Djazman Alkindi Usung Pembebasan Mustadl’afin
Share

YOGYAKARTA. suaramuhammadiyah.com— Dalam rangka mendinamisasikan periodisasi kepemimpinan, PC IMM Djazman Alkindi menggelar Musyawarah Cabang XII dengan tema “Membingkai Gerakan Altruistik sebagai Upaya Pembebasan Kaum Mustadl’afin”. Prosesi pembukaan diselenggarakan di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta pada Senin, (9/5).

Nuzulul Purwadana selaku ketua pelaksana, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Musyawarah Cabang XII ini akan melibatkan 11 komisariat yang ada di PC IMM Djazman Alkindi. Nuzul juga menyampaikan bahwa kegiatan musycab ini memiliki serangkaian kegiatan di antaranya lomba essay dan logo Musycab XII. Harapannya, kegiatan ini akan melahirkan pemimpin handal dan kompeten demi terwujudnya pimpinan yang akan membebaskan mustadl’afin kedepannya.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Ketua Umum PC IMM Djazman Alkindi Lady Farhana mengatakan, “Pergantian kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan dalam sebuah organisasi. Jangan sampai berhenti. Kita sudah sama-sama tahu dalam Qs. Annisa ayat 9 dikatakan bahwa kita hendaknya takut jika melahirkan generasi yang lemah. Ini yang harus menjadi catatan kepemimpinan periode ini, jika tidak ada yang melanjutkan kepemimpinan maka menjadi pertanyaan besar bahwa generasi lemah itu telah ada. Maka, kami mengajak seluruh pimpinan untuk berkontribusi dalam kepemimpinan PC ke depan,” ungkapnya.

Lady juga menambahkan bahwa PC IMM Djazman Alkindi ke depan harus memiliki fokus gerakan. “Oleh karenanya, PC IMM Djazman Alkindi di periode ini merekomendasikan kepada periode yang akan datang bahwa tugas utama yang harus dikerjakan adalah pembebasan mustad’afin. Bagaimana keberpihakan PC IMM yang akan datang dalam memerhatikan dan berkomitmen menyelesaikan persoalan kaum mustadl’afin,” tutur mahasiswa UAD itu.

Sementara iyu, Ashad Kusuma Djaya yang mewakili Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Yogyakarta menyampaikan bahwa tema yang diusung pada musycab kali ini sudah sama dengan Muhammadiyah yaitu mengenai bagaimana Muhammadiyah menyantuni kaum dhuafa. Dalam hal ini tugas IMM adalah tidak hanya menyantuni, namun membebaskan –dari ketertindasan. “Persoalannya, dimulai dari mana altruistik ini kita bingkai? Maka kita harus membingkai dimulai dari sekitar kita. Sensitifitas yang ada di sekitar kita jangan dilupakan. Contohnya bagaimana kita menanamkan rasa kepedulian kita pada Kakak kelas yang belum menyelesaikan skripsi,” katanya.

Ashad juga menambahkan bahwa menyoal gerakan pembebasan itu kita harus bercermin pada apa saja yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yaitu mengenai wahyu pertama dalam Qs. Al-’Alaq tentang perintah “Iqra” (membaca). Iqra di sini bukan membaca Alqur’an atau hadist namun bagaimana melatih membaca dan memetakan persoalan. Setelah “iqra” itu turun, maka turun pula Qs. Al-Mudatsir yang esensinya adalah pembebasan itu sendiri. Ashad juga berharap semoga sukses Musycab XII ini dengan melahirkan pimpinan-pimpinan yang unggul dan tangguh. (Ribas)

Tags: IMMkadermuhammadiyahPDMsuara muhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
MEK Perkuat Gerakan Ekonomi Formal dan Informal

MEK Perkuat Gerakan Ekonomi Formal dan Informal

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In