• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Rabu, Maret 25, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Dahnil Anzar Simanjuntak: Razia Warung Makan Harus dengan Etika dan Adil

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
16 Juni, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Dahnil Anzar Simanjuntak: Razia Warung Makan Harus dengan Etika dan Adil
Share

JAKARTA.suaramuhammadiyah.id-Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa para pengambil kebijakan harus menggunakan prinsip keadilan dan etika moral dalam upaya penertiban warung makan yang beroperasi pada siang hari di bulan Ramadhan.

“Razia warung makan untuk menegakkan peraturan harus dilakukan dengan cara hasanah (baik) penuh hikmah, sehingga pesan untuk saling menghormati dibulan Ramadhan bisa dipahami dengan baik,” ujar Dahnil kepada suaramuhammadiyah.com terkait dengan razia yang dilakukan Satpol PP Kota Serang pada Jumat (10/6/2016) terhadap puluhan warung makan di Kota Serang.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Jika kegiatan razia tidak dilakukan dengan penuh kebijaksaan maka justru akan menimbulkan masalah baru. “Bila hal tersebut (etika dan adil) dilakukan, maka kejadian demonstratif seperti kejadian di Kota Serang beberapa waktu yang lalu tidak perlu terjadi. Cara yang dilakukan terkesan berlebihan, dan reaksi publik pun berlebihan. Berlebihan Karena Satpol PP melakukannya tanpa etik, bisa jadi si ibu tak paham, apalagi kabarnya si Ibu buta huruf sehingga tak tahu ada surat edaran tersebut,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, salah satu warga yang terkena razia Satpol PP di Serang adalah Saeni (53), warga Kota Serang yang berjualan nasi di warung makan miliknya pada siang hari. Belakangan dukungan dan simpati terhadap Saeni mengalir dari berbagai pihak. Bahkan penggalangan dana melalui media social telah mencapai angka ratusan juta rupiah.

Menurut Dahnil, jika Pemerintah Kota Serang berlaku adil, mereka tidak hanya merazia warung makan skala kecil, tetapi juga restoran-restoran besar dan waralaba kuliner lainnya yang tetap buka di bulan Ramadhan. Namun yang terjadi, restoran-restoran besar justru tidak diusik sama sekali.

“Saya pribadi sebenarnya tidak setuju dengan aturan penutupan rumah makan di bulan Ramadhan pada siang hari, tapi kalau mau mengikuti logika Pemerintah Kota Serang, harusnya kalau mau adil, mereka juga menindak restoran dan waralaba kuliner skala besar. Mereka bisa keras terhadap rakyat kecil, tetapi tidak melakukannya kepada pelaku usaha besar,” tutur Dahnil (Ribas).

Tags: Dahnil Anzar SimanjuntakmuhammadiyahRazia Warung
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Gugah Kepekaan Sosial, AMM Aceh Bagikan Paket Takjil dan Sembako

Gugah Kepekaan Sosial, AMM Aceh Bagikan Paket Takjil dan Sembako

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In