• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Turki Pertimbangkan Hukuman Mati Pasca Kudeta Gagal

admin by admin
19 Juli, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Turki Pertimbangkan Hukuman Mati Pasca Kudeta Gagal
Share

ANKARA, suaramuhammadiyah.id,- Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan mempertimbangkan mengembalikan hukuman mati setelah upaya gagal untuk menggulingkan pemerintahannya. Turki sebelumnya pernah memberlakukan hukuman mati tetapi dicabut karena persiapan untuk menjadi anggota Uni Eropa.

Baca: Kudeta Militer Turki Gagal 265 Tewas
Pertimbangan pemberlakuan hukuman mati kembali ini atas desakan pendukung Erdogan yang meminta diberlakukan lagi hukuman mati. “Dalam demokrasi, keputusan dibuat berdasarkan apa yang orang-orang katakan. Saya pikir pemerintah kita akan berbicara dengan oposisi dan mengambil keputusan,” kata Erdogan, Minggu, bereaksi terhadap orang banyak di Istanbul menyerukan hukuman mati.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Baca: Pasca Kudeta Militer Gagal, 6.000 Orang Ditahan
“Kita tidak bisa menunda ini lagi karena di negeri ini, orang-orang yang melakukan kudeta akan harus membayar harga untuk itu,” kata Erdogan kepada para pendukungnya setelah menghadiri pemakaman bagi korban kudeta.
Sebagai buntut dari kudeta digagalkan Jumat, telah ada seruan berulang-ulang yang disampaikan ribuan pendukung Erdogan untuk hukuman mati diberlakukan kembali.
Turki menghapuskan hukuman mati pada tahun 2004 di bawah reformasi yang bertujuan untuk memperoleh keanggotaan Uni Eropa. Pemulihan hukuman mati akan menciptakan masalah lebih lanjut antara Uni Eropa dan Ankara dalam pembicaraan keanggotaan Uni Eropa ini (le)

Tags: Hukuman MatimuhammadiyahTurkiUni Eropa
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Muhammadiyah dan NU Jepara Tandatangani “Piagam Madinah”

Muhammadiyah dan NU Jepara Tandatangani “Piagam Madinah”

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In