• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pemuda Muhammadiyah Desak Polisi Usut Pengakuan Gembong Narkoba Freddy Budiman

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
30 Juli, 2016
in Berita
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Pemuda Muhammadiyah Desak Polisi Usut Pengakuan Gembong Narkoba Freddy Budiman
Share

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

JAKARTA.suaramuhammadiyah.id-Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta polisi mengusut tuntas pengakuan gembong narboka Freddy Budiman, yang membeberkan adanya keterlibatan dan bekingan aparat aparatur negara dalam jaringan bisnis narkoba. Fakta itu diungkap oleh Koordinator Kontras Haris Azhar dalam tulisannya berjudul ‘Cerita Busuk dari Seorang Bandit’, yang banyak beredar di media social.

“Nah, bagi saya yang disampaikan Haris Azhar itu sudah sering didengar, tinggal bagaimana pihak kepolisian menindaklanjuti fakta-fakta dan pengakuan itu,” katanya Dahnil, Jumat (29/7).

Dahnil berharap kepolisian jangan berkelit dengan kalimat apologitik. Dahnil meminta pihak kepolisian sebagai yang berwenang harus bekerja secara kooperatif dan objektif menindaklanjuti laporan ini. “Yang bertugas membongkar dan membuktikan ya aparatur hukum, bukan Haris Azhar atau yang lain,” ujarnya.

“Tidak ada yang baru yang disampaikan oleh Haris Azhar, fakta dan pengakuan seperti itu sudah banyak disampaikan oleh berbagai pihak terkait dengan terlibatnya aparatur hukum menjadi bekingan. Bahkan ikut menjual narkoba, dan memeras para pengedar besar narkoba. Fakta Freddy Budiman dipenjara saja tidak pernah bisa mengungkap siapa yang bermain dan pejabat mana yan menjadi dan pemain utamanya,” kata Dahnil.

Sebelumnya, tulisan ‘Cerita Busuk dari Seorang Bandit’ tersebut dibuat Haris Azhar berdasarkan pertemuan Haris dengan terpidana mati kasus penyalahgunaan narkoba Freddy budiman pada 2014 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Freddy menceritakan terkait adanya aparat penegak hukum yang bermain, pemberian uang miliaran rupiah ke institusi pemerintah, hingga penggunaan mobil milik aparat untuk mengangkut narkoba tanpa hambatan.

Berikut isi lengkap tulisan Haris Azhar berjudul Cerita Busuk Dari Seorang Bandit:

Page 1 of 4
12...4Next
Tags: Dahnil AnzarFreddy BudimanHaris Azharmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Pelantikan IMM UM Banjarmasin Mewujudkan Kepemimpinan Islami

Pelantikan IMM UM Banjarmasin Mewujudkan Kepemimpinan Islami

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In