• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Muhammadiyah: Peradilan Kriminal Tidak Cukup Atasi Konflik Tanjung Balai

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
2 Agustus, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
Muhammadiyah: Peradilan Kriminal Tidak Cukup Atasi Konflik Tanjung Balai
Share

MEDAN.suaramuhammadiyah.id– Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara mendorong pihak berwenang untuk tidak hanya menggunakan pendekatan sistem peradilan kriminal dalam penanganan pasca-kerusuhan bernuansa SARA di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Jumat 29 Juli 2016 yang menyebabkan satu vihara dan empat kelenteng hangus terbakar. Namun hendaknya menggabungkan banyak pendekatan lain yang lebih komprehensif dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah  Nomor  2 Tahun 2015 Tentang Penanganan Konflik Sosial.

Hanya mencukupkan pada pendekatan hukum atau criminal justice system (sistem peradilan criminal) saja dinilai baru pada tingkatan dangkal dan tidak akan mampu menyelesaikan akar permasalahan konflik. Bahkan bukan tidak mungkin justru memperluas konflik yang sudah ada.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Pendekatan ini bisa memicu konflik lanjutan yang meluas ke daerah lain. Undang-undang ini sudah dilengkapi Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2015, ini lebih mampu menyelesaikan kerusuhan yang sudah memenuhi unsur sebagai konflik sosial,” kata Ketua PWM Sumatera Utara Abdul Hakim Siagian, Senin (1/8).

Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa penanganan konflik harus mengedepankan pendekatan musyawarah, kemanusiaan, hak asasi manusia, kebangsaan, kebhinekatunggalikaan, keadilan, ketertiban, keberlanjutan dan kearifan lokal, serta tanggung jawab negara, partisipatif, tidak memihak dan tidak membeda-bedakan. Asas ini perlu ditegaskan untuk menjadi landasan dan acuan dalam mengambil keputusan.

“Kita tidak mau seperti menangani penyakit, yang diobati cuma yang nampak, penyakit dalamnya dibiarkan. Penyakit dalam di Tanjungbalai perlu diusut tuntas agar arif tawaran penyelesaian konfliknya. Jangan kita terjebak hanya di tingkat seremonial dan pencitraan saja,” ujarnya.

PWM Sumatera Utara sudah menurunkan tim untuk melakukan evaluasi atas konflik, baik melalui publikasi media, testimoni para saksi serta hasil data yang dikumpulkan. Hasilnya, Muhammadiyah Sumut menyimpulkan apa yang terjadi Tanjungbalai sudah memenuhi unsur konflik sosial sehingga sebagai negara hukum, sudah seharusnya undang-undang khusus penanganan konflik dan peraturan pemerintahnya digunakan.

“Berdasarkan hasil survei dan penelitian kami, di beberapa daerah tinggal menunggu meledak saja. Apalagi perilaku penyelundupan yang masif itu, masuknya narkoba, peredaran bebas, jangankan orang dewasa, anak-anak suka hati membicarakannya. Jadi penanganan secara kriminal saja tidak akan cukup,” kata Abdul Hakim (Ribas).

Tags: Kerusuhan Tanjung Balaimuhammadiyahperadilan kriminal
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Pengusaha Besar Tumbuh dalam Kebrutalan Pasar

Pengusaha Besar Tumbuh dalam Kebrutalan Pasar

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In