• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Din Syamsuddin: Dalam Kondisi Perang pun, Rumah Ibadah Tak Boleh Dirusak!

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
4 Agustus, 2016
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Din Syamsuddin: Dalam Kondisi Perang pun, Rumah Ibadah Tak Boleh Dirusak!

Prof Dr Din Syamsuddin, MA (Dok SM)

Share

JAKARTA.suaramuhammadiyah.id-Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju, Prof Din Syamsuddin ikut mengecam adanya pengrusakan rumah ibadah yang terjadi berulang kali di Indonesia. Kasus terakhir yang sangat disesalkan oleh mantan ketua MUI itu adalah kerusuhan bernuansa SARA di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Jumat 29 Juli 2016, yang menyebabkan satu vihara dan empat kelenteng hangus terbakar.

“Kita mengecam keras, menyesalkan terjadi kekerasan dengan pembakaran rumah ibadah. Aksi kekerasan dalam bentuk apapun, dalam motif apapun tidak ditoleransi. Apalagi terhadap rumah ibadah yang sangat dihormati. Dalam perang pun rumah ibadah tidak boleh dirusak,” ujar Din di sela-sela Pleno Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (PIM) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/).

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Menurut Din, kerusuhan yang berakibat pengrusakan sejumlah rumah ibadah di Tanjung Balai tidak hanya disebabkan oleh wawasan keagamaan yang sempit, eksklusif dan intoleran, namun juga didorong oleh provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab hingga factor kesenjangan social-ekonomi.

“Memang ada faktor keagamaan yang tampil dalam eksklusif, ekstremis. Tapi ada faktor non agama, ada faktor ganda yaitu faktor keagamaan dan sosial ekonomi. Saya tidak tahu mana yang primer, mana yang sekunder. Inilah faktor yang harus dicegah ke semua pihak,” ungkapnya di kantor Pergerakan Indonesia Maju (PIM).

Baca: Temuan Muhammadiyah Sumut, Kesenjangan Sosial-Ekonomi Jadi Pemicu Konflik Tanjung Balai

Din meminta akar persoalan ini ditelisik secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi agama. Kemungkinan ada faktor-faktor lain yang ikut menjadi pemicu. Selain itu, Din mengimbau semua pihak untuk saling menahan diri dan tidak memprovokasi. “Karena itu, kami mengimbau agar semua pihak khususnya umat berbagai agama untuk dapat menahan diri dan mencegah agar kejadian tersebut tidak terulang lagi,” kata Penasehat Ponpes Internasional Dea Malela itu.

Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015 itu menyarankan pemerintah dan segenap elemen bangsa untuk memikirkan tindakan preventif. Pasalnya, pengrusakan rumah ibadah umat beragam agama kerap terjadi di beberapa daerah. “Sekarang pemerintah bergerak cepat mengatasi keadaan, tapi perlu pencegahan atau preventit jangan sampai terulang. Dengan mencari akar permasalahan,” ujar Din.

Baca: Muhammadiyah: Peradilan Kriminal Tidak Cukup Atasi Konflik Tanjung Balai

Belajar dari kasus sebelumnya, Din meminta semua pihak diperlakukan sama di depan hukum. “Kemarin masalah Tolikara dan Singkil sempat ada yang merasa tidak adil. Karena ada yang diundang ke Istana di satu pihak dan ada juga di pihak lain yang ditindak keras. Apapun, kita tidak mengharapkan kejadian serupa terulang,” ujar President, Asian Committee on Religions for Peace (ACRP) itu.

Khususnya umat Islam sebagai mayoritas, Din meminta untuk tampil terdepan dalam upaya-upaya mewujudkan toleransi yang sebenar-benarnya. “Umat Islam harus tampil dalam wawasan keislaman yang rahmatan lil alamin. Walaupun saya tahu, mereka terpuruk secara ekonomi. Karena ekonomi dikuasai oleh pihak lainnya. Tapi tidak boleh dijadikan alasan untuk ngamuk,” tutur Din (Ribas).

Tags: Din SyamsuddinKerusuhan Tanjung Balaimuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post
Muhammadiyah Aceh Barat Daya Tambah MDMC dan Lazismu

Muhammadiyah Aceh Barat Daya Tambah MDMC dan Lazismu

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In