JAKARTA, suaramuhammadiyah,id,- Mundurnya Ahok dari Calon Independen DKI-1 (Gubernur Jakarta) ternyata tidak membuat nihil calon Gubernur DKI dari calon Independen, Ekonom Ichsanuddin Noorsy, Minggu (7/8/2016) menyerahkan persyaratan dukungan calon perseorangan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.
Ichsanuddin Noorsy mantap maju melalui jalur perseorangan berpasangan dengan Ahmad Daryoko. Selama ini yang santer diberitakan Ahok akan maju dari jalur perseorangan dengan dukungan Teman Ahok. Bisa saja majunya Ichsanuddin ini menjadi obat bagi pemilih yang kecewa Ahok maju lewat jalur partai.
Pria berusia 57 tahun itu memiliki alasan mengapa memilih maju melalui jalur perseorangan. “Saya anggap masyarakat Jakarta adalah masyarakat yang cerdas, mengerti betul bagaimana seharusnya mereka menilai dari struktur, sosial, politik dan ekonomi,” kata Ichsanuddin, di kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta.
Ichsanuddin mengaku sering menjadi panelis debat untuk Pilkada di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Atas pengalamannya itulah, menurut dia, Pilkada DKI Jakarta adalah yang paling menarik. Dia mengatakan, angka golput di DKI Jakarta cukup tinggi.
Menurutnya, penting untuk memperbaiki tingkat kepercayaan di masyarakat. “Kalau kita ingin memperbaiki tingkat kepercayaan masyarakat, jalurnya bisa jalur partai atau perseorangan,” kata Ichsanuddin.
Menurut Ichsanuddin, peningkatan kepercayaan ini penting agar angka Golput di DKI menurun. Kemudian mengembalikan suasana demokrasi Jakarta menjadi lebih baik.
Hitungan sementara jumlah formulir serta fotokopi KTP dukungan yang diserahkan Ichsanuddin kepada KPU DKI Jakarta berjumlah sekitar 600.000 lembar.Jumlah ini melebihi persyaratan yang ditetapkan KPU DKI Jakarta atau lebih banyak 532 formulir dukungan (le).