• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Usaha Tikus Putih Aisyiyah Tamantirto Utara

admin by admin
26 Agustus, 2016
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
1
Usaha Tikus Putih Aisyiyah Tamantirto Utara
Share

BANTUL, suaramuhammadiyah.id,- “Butuh delapan bulan ibu untuk berani menyentuh tikus-tikusi tu…” ungkap Wiwik sembari mengeluarkan tikus-tikus putih yang menjadi sumber rezekinya.Ya, tikus, meski bagaimanpun warnanya, tetap menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang terutama wanita. Hal ini pula yang dirasakan oleh Wiwik, perempuan satu anak ini ketika merintis usaha budi daya tikus putih.

Usaha ‘aneh’nya ini berawal dari ketidaksengajaan.Tiga tahun lalu, sekitar bulan Januari 2013 teman keponakannya menitipkan beberapa ekor tikus putih dirumahnya. Dan secara kebetulan pula, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE)  Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tamantirto Utara, Kasihan, Bantul, mengira tikus-tikus itu merupakan usaha budidaya Wiwik.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Tau-tau, Bu Gita (Ketua KUBE PRA Tamantirto Utara) dating dan memasukkan saya ke KUBE PRA Tamantirto sini, saya malah dikasih modal usaha untuk mengembangkan tikus-tikus putih itu…” cerita Wiwik sambil tertawa.

Uang telah ditangan, namanyapun telah masuk daftar anggota KUBE PRA Tamantirto Utara, plus dukungan dari suaminya, maka jadilah Wiwik mulai detraining selama beberapa hari tentang budidaya tikus putih oleh teman keponakannya itu. Meski awalnya sama sekali tak mau menyentuh tikus-tikus itu, pada akhirnya ia “terpaksa” dan menjadi terbiasa, hingga kini hewan yang ditakutinya itu malah menjadi sumber rezekinya.

Setelah masuk dalam KUBE, setidaknya Wiwik memiliki lima orang teman yang sama-sama membudidayakan tikus putih. Setelah tikus-tikus itu siap dijual, mereka akan membawanya pada Wiwik sebagai pengepul untuk dijual pada pelanggan.

Budidaya tikus putih ternyata memiliki prospek yang bagus.Melalui internet, Wiwik mulai memasarkan tikus-tikus putihnya.PelangganWiwik pun beragam,dari anak SMP hingga orang-orang tua. Mereka membeli tikus putih untuk menjadi pangan reptile peliharaan maupun sebagai tikus percobaan dalam praktek.

Dengan bantuan KUBE, Wiwik mampu mengembangkan usahanya, tikus yang dulu hanya beberapa ekor bertambah menjadi ribuan ekor. Dalam sebulan, setidaknya Wiwik mampu mengantongi keuntungan bersih sebesar Rp. 800.000. Baginya, usaha yang dilakukan tersebut sangat membantu kebutuhan rumah tangganya.

Tapi seperti umumnya semua usaha, tidak semua berjalan dengan mudah dan lancar. Berhentinya lima teman lain dalam membudidayakan tikus putih ditambah permintaan yang semakin tinggi terhadap tikus putih membuat Wiwik sedikit kerepotan. Tikusnya pun kian berkurang, sehingga tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.

Kini, Wiwik kembali memulai usaha tikus putihnya yang berjumlah 300 ekor. Dengan prospek yang sebenarnya bagus, Wiwik berharap usahanya mampu berkembang lagi. Karena sebenarnya, tikus putih yang ditakutkan ini merupakan sumber rezeki yang menggiurkan (Bela F).

Tags: KUBEmuhammadiyahPRA Tamantirto UtaraTikus Putih
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Prof Muhadjir Effendy: Jihadis Memang Doktrin Islam

Prof Muhadjir Effendy: Jihadis Memang Doktrin Islam

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In