• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Menag Sambangi Jamaah Haji Tertua Usia 101 Tahun

admin by admin
8 September, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menag Sambangi Jamaah Haji Tertua Usia 101 Tahun
Share

MAKKAH, suaramuhammadiyah.id.- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin (07/09/16) meyambangi jamaah haji Indonesia tertua di penginapannya Burj Al Ihsan Aziziah Makkah. Jamaah haji bernama Siti binti Mian itu berusia 101 tahun.

Suara Siti binti Mian masih demikian jelas saat menjawab pertanyaan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Jawaban yang spontan, sebagaimana diberitakan laman resmi Kemenag, juga menandai pendengarannya yang masih normal.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Namanya siapa? tanya Menag dijawab tegas, Siti.

Apa kabar Nek? kata Menag. Nenek Siti menjawab, Baik. Alhamdulillah di sini makan enak dan minum enak.

Sudah keliling Kabah berapa kali? kata Menag. Nenek Siti tegas menjawab, Sudah tapi nggak ngitungin kita mah. Sai sudah? tanya Menag lagi dan dijawab sudah.

Cucunya berapa? tanya Menag lagi. Siti binti Mian menjawab, Banget banget cucu saya, ada 8.

Dialog dua orang beda generasi ini seakan tidak menggambarkan bahwa Siti binti Mian adalah jemaah haji Indonesia tertua dengan usia mencapai 101 tahun. Suara dan pendengarannya masih normal. Setiap pertanyaan Menag dijawabnya dengan logat Betawi yang kental.

Kepada Menag, Siti binti Mian menyampaikan harapannya agar dirinya, Menag, dan seluruh jemaah haji Indonesia tetap dalam keadaaan sehat. “Semoga sehat semuanya yaa,”  ujar Siti binti Mian.

Siti binti Mian asal Cilandak, Jakarta Selatan tergabung dalam kloter Jakarta-Pondok Gede dan tiba di Arab Saudi pada Jumat 19 Agustus 2016. Sebelum beribadah di Makkah, dia sempat menjalani ibadah di Madinah.

Siti berangkat haji bersama anak lelakinya, Tanih, serta sang menantu, Tia. Ini adalah kesempatan hajinya yang pertama setelah menunggu bertahun-tahun.

Siti kini sedang bersiap menjalani wukuf di Arafah. Bersama keluarganya, Siti akan berangkat ke Arafah pada 10 September besok kemudian ke Muzdalifah dan melontar jumrah di Mina  (elf).

Tags: MenagmuhammadiyahSitiTertua
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Maroko Akan Bangun 600 ‘Green Mosque’

Maroko Akan Bangun 600 'Green Mosque'

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In