• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

PCIM-PCIA Malaysia Gelar Halal Bihalal dan Pengajian Bernuansa Rekreasi Keluarga

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
10 September, 2016
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
PCIM-PCIA Malaysia Gelar Halal Bihalal dan Pengajian Bernuansa Rekreasi Keluarga
Share

KUALA LUMPUR, suaramuhammadiyah.id—Silaturahim dan pengajian yang secara rutin dilakukan pasca Idul Fitri telah menjadi tradisi bagi warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Malaysia sekembalinya dari tanah air. Di tahun 2016 ini, warga PCIM dan PCIA Malaysia yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menggelar halal bihalal sekaligus pengajian bulanan di alam terbuka bernuansa rekreasi keluarga, tepatnya di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur.

Dalam tausiyahnya, penasehat PCIM Malaysia Ust Dr Muhammad Arifin Ismail Lc MA menjabarkan nilai-nilai Islam yang terkandung dalam budaya penyambutan bulan Syawal di masyarakat nusantara. Budaya mudik (pulang kampung), takbiran di malam lebaran, halal bihalal, dan berbagai kegiatan masyarakat sepanjang bulan Syawal bukan sekedar ritual budaya, tapi membawa makna pentingnya silaturahim dan persaudaraan. Malam Eid, menurut Ust Arifin, adalah malam ijazah atau malam kelulusan yang akan disambung dengan silaturahmi. “Ini penting karena Islam menekankan pentingnya keseimbangan ritual dan sosial,” tuturnya..

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Pengajian yang dihadiri warga PCIM dan PCIA Malaysia termasuk dari Ranting-ranting istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut telah terlaksana penuh keakraban. Kegiatan lomba dan permainan anak-anak pun turut memeriahkan suasana pengajian. Ust Arifin yang juga mantan Ketua Umum PCIM Malaysia periode 2011-2016 itu berpesan agar kita jangan menunda silaturahim. “Agar tidak menggantung ibadah orang lain, dan agar ibadah kita tidak tergantung oleh orang lain.”

“Oleh itu, halal bihalal memiliki pesan penting agar kita selalu ingat akan silaturahim yang menjadi pondasi kekuatan dakwah Islam,” tegasnya yang kini bertugas sebagai panel ahli Pejabat Mufti Wilayah Kuala Lumpur, Malaysia (ed-Th).

Tags: Halal BihalalmuhammadiyahPCIM-PCIA Malaysia
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Pondasi Islam Berkemajuan Menurut Prof Yunahar Ilyas

Pondasi Islam Berkemajuan Menurut Prof Yunahar Ilyas

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In