• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

TPA Asuhan PRIM dan PRIA Kampung Baru Malaysia Dibanjiri Santri

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
10 September, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
TPA Asuhan PRIM dan PRIA Kampung Baru Malaysia Dibanjiri Santri
Share

KUALA LUMPUR, suaramuhammadiyah.id—Belum genap setahun didirikan, Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA) PRIMA kini memiliki kurang lebih 30 santri yang setiap hari mengaji di bilangan Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia. Para santri itu adalah anak-anak warga buruh migran Indonesia yang menitipkan pendidikan Al-Qur’annya melalui amal usaha Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah (PRIM & PRIA) Kampung Baru. Dibawah pimpinan Mintarsih Supardi, TPA PRIMA kini kian ramai bahkan hingga melebihi kapasitas yang telah disediakan.

Dalam rangka sosialisasi, pihak penyelenggara bersama Pimpinan Ranting Istimewa Kampung Baru Hazim dan Nuriyah mengadakan pengajian dengan tema parenting bersama usth Elly. Turut hadir para pimpinan PCIM dan PCIA Malaysia dan juga beberapa warga PRIM lainnya.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Acara tersebut diisi dengan pembacaan Al-quran dan persembahan nasyid oleh anak-anak santri TPA. Ketua PCIM Malaysia Dr Sonny Zulhuda berpesan agar iklim yang kondusif dan kooperatif mampu tercipta di antara para guru, penyelenggara TPA dan juga orang tua santri TPA. “Dengan begitu akan terbangun komunikasi yang sehat sehingga dapat menunjang kegiatan belajar dan mengajar di TPA,” tutur Sonny. Ia juga mengajak agar seluruh warga PCIM dan PCIA membantu TPA PRIMA yang masih memiliki banyak kekurangan. “Kami mengundang segala bentuk kontribusi agar TPA ini mampu bertahan dan semakin kuat di kemudian hari,” lanjutnya.

Ummi Elly yang juga merupakan penasihat PCIA Malaysia mengajak untuk merenungkan kembali bagaimana interaksi orangtua dengan anak-anaknya. “Hal ini harus dimulai dengan sebuah kesadaran bahwa anak adalah titipan dan amanah agung dari Allah kepada kita,” jelas Elly. Dalam paparannya, Ummi Elly menambahkan bahwa kedua orang tua yang terdiri dari ibu dan ayah memiliki peran yang sama-sama penting. “Jangan sampai ada kesan yang satu mengandalkan yang lainnya dalam hal mendidik anak,” tandasnya (Ed-Th).

Tags: muhammadiyahPRIM dan PRIA Kampung BaruTPA Asuhan
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Milad ke-107 Muhammadiyah, Amien Rais: Jangan Jadi Kader Musiman!

Milad ke-107 Muhammadiyah, Amien Rais: Jangan Jadi Kader Musiman!

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In