• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Garuda Larang Penumpang Gunakan Samsung Galaxy Note 7

admin by admin
12 September, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Garuda Larang Penumpang Gunakan Samsung Galaxy Note 7
Share

JAKARTA, suaramuhammadiyah.id,- Perusahaan penerbangan Garuda resmi melarang penumpang Garuda menggunakan produk Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan adalah untuk keamanan Ahad (11/9/16). Karena pelarangan sejumlah perusahaan penerbangan dan laporan meledaknya Galaxy Note 7 itu pihak Samsung menarik sekitar 2,5 juta produk tersebut dari pasaran.

Larangan ini termuat dalam laman resmi Garuda. Menurut Vice President Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar,  larangan kepada penumpangmenggunakan produk Samsung Galaxy Note 7 selama penerbangan adalah untuk keamanan.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Pernyataan Garuda itu, menurut Benny, terkait dengan imbauan yang dikeluarkan Badan Administrasi Penerbangan (Federal Aviation Administration/FAA) Amerika Serikat, pada 8 September 2016, mengenai resiko penggunaan Samsung Galaxy Note 7 tersebut.

Kejadian ponsel Galaxy Note 7 yang terbakar diduga gara-gara permasalahan baterai sudah banyak terjadi di berbagai belahan dunia, namun hingga kini penyebab persisnya belum diketahui pasti.

Laman Samsung Inggris sempat memuat penjelasan singkat mengenai hal tersebut, di mana disebutkan bahwa penyebabnya murni merupakan masalah pada baterai, bukan pada ponsel.

Samsung mengatakan overheating terjadi ketika komponen “anoda-ke-katoda” mengalami kontak. “Ini adalah kesalahan proses produksi yang sangat langka,” tulis Samsung dalam laman tersebut.

Tak dijelaskan lebih jauh mengenai penyebab overheating dimaksud oleh Samsung. Anoda adalah kutub negatif pada baterai, sementara katoda adalah kutub positif.

Jumlah Galaxy Note 7 yang terdampak masalah baterai diperkirakan hanya 0,1 persen dari keseluruhan unit yang terjual. Namun Samsung tak mau mengambil risiko. Hingga minggu kemarin, tercatat sudah terjadi lebih dar 35 kasus Galaxy Note 7 terbakar saat diisi  baterainya.
Meskipun di Inggris belum terjadi pelaporan masalah ini, Samsung Inggris menghimbau pemakai Samsung Galaxy Note 7 untuk segera mengembalikan kepada penjualnya dan Samsung akan mengganti produk tersebut demi kenyamanan pengguna Samsung, Himbauan yang sama untuk pengguna Samsung Galaxy Note 7 di seluruh dunia (le).

Tags: Galaxy Note 7GarudamuhammadiyahSamsung
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Pawai Ta’aruf Budaya Diikuti 107 Kontingen

Pawai Ta’aruf Budaya Diikuti 107 Kontingen

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In