• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Penghina Islam Charlie Hebdo akan Digugat Kota Korban Gempa di Italia

admin by admin
14 September, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Penghina Islam Charlie Hebdo akan Digugat  Kota Korban Gempa di Italia
Share

ITALIA, suaramuhammadiyah.id – Lagi-lagi  majalah satire asal Perancis, Charlie Hebdo yang pernah menghina Islam  bikin ulah, dengan membuat kartun bencana gempa bumi Italia. Akibatnya, sebuah kota di Italia yang diguncang gempa bulan lalu akan menggugat majalah satire asal Perancis, Charlie Hebdo, atas kartun yang dianggap melecehkan korban bencana.

Wali Kota Amatrice sebagaimana diberitakan The Independent, Senin (12/9), mengatakan mereka akan mengajukan gugatan terhadap Charlie Hebdo karena dianggap mencemarkan nama baik setelah majalah itu menerbitkan kartun berjudul “Gempa bumi, gaya Italia.”

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dalam kartun yang menggambarkan gempa 6,2 skala richter yang menewaskan hampir 300 orang itu, Charlie Hebdo dianggap tidak bersimpati terhadap para korban bencana. Korban gempa yang berdarah-darah oleh Charlie Hebdo digambarkan sebagai kuliner khas Italia, seperti “Penne, Tomato sauce” dan “crustes Penne”. Bangunan yang menimpa para warga disebut sebagai “Lasagne.”

“Kartun itu mengerikan, tidak berselera dan merupakan penghinaan bagi korban bencana alam,” kata pengacara Mario Cicchetti yang mengajukan petisi ke pengadilan tinggi Italia agar memuluskan gugatan terhadap Charlie Hebdo.

Kartun tersebut menuai kemarahan masyarakat Italia karena dianggap penghinaan. Kedutaan Besar Perancis di Roma menyatakan berlepas diri dari Charlie Hebdo dan kartun tersebut tidak mewakili sikap pemerintah di Paris.

Charlie Hebdo ini pula yang menuai kemarahan umat Islam, karena kartunnya tentang Nabi Muhammad. Charlie Hebdo juga hujan kritikan setelah membuat kartun soal para pengungsi Suriah di Eropa. Charlie Hebdo saat itu mengomentari soal kematian Alan Kurdi, bocah tiga tahun yang jasadnya terdampar di pantai Turki setelah perahu yang ditumpanginya menuju Eropa tenggelam (le).

Tags: Charlie HebdoItaliamuhammadiyah
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Sambut Milad Muhammadiyah, PCM Labuhan Badas Gelar Khitanan Massal

Sambut Milad Muhammadiyah, PCM Labuhan Badas Gelar Khitanan Massal

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In