• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Anak Muda Semakin Pragmatis, Tidak Tertarik dengan Organisasi dan Kegiatan Sosial

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
1 Oktober, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
Anak Muda Semakin Pragmatis, Tidak Tertarik dengan Organisasi dan Kegiatan Sosial
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah—Pendiri Social Movement Institute (SMI), Eko Praseto menyatakan bahwa kondisi sebagian besar anak muda sekarang semakin pragmatis. Kehidupan mereka terjebak pada sikap individualisme dan tidak memiliki kecenderungan pada bidang kemanusiaan. Hal itu disimpulkan Eko dari hasil sebuah survei pada para mahasiswa di beberapa universitas negeri.

“Anak-anak muda tidak suka organisasi dan hal-hal kemanusiaan,” kata Eko dalam bedah buku “Kitab Pembebasan, Tafsir Progresif atas Kisah-kisah dalam al-Quran” di acara KAMASTU (Kajian Malam Sabtu) yang diselenggarakan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Daerah Istimewa Yogyakarta, di aula Gedung PWM DIY, Jumat (30/9).

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dari hasil survei, Eko memperoleh ciri dari kecenderungan mahasiswa sekarang. “Sikap pragmatisme sebagian besar pemuda sekarang yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi, yakni ingin cepat kaya, terkenal dan sukses dalam karir, berbanding terbalik dengan rendahnya partisipasi pemuda di bidang politik dan kemasyarakatan,” ujar konsultan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah itu.

Selain rendahnya ketertarikan untuk terjun di bidang politik dengan menjadi anggota partai politik maupun legislative sangatlah rendah, pemuda sekarang juga tidak mau terlibat dalam kegiatan dan atau lembaga sosial.

“Tidak hanya itu, sebagian besar pemuda ternyata juga tidak tertarik untuk aktif di bidang sosial, seperti menjadi anggota organisasi kemasyarakatan, organisasi pemuda dan lembaga swadaya masyarakat,” kata Eko.

Sebagai solusi atas sikap anak muda yang pragmatis, Eko menyatakan bahwa mereka harus disadarkan dengan kisah-kisah para Nabi terdahulu. Para Nabi terdahulu merupakan sosok-sosok aktivis yang mendobrak kemapanan dan melawan sistem monopolistic nan diktator (Ribas).

Tags: anak mudaEko Prasetyomuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Aisyiyah Tegal Susun Road Map Daerah Program Penanggulangan TB-HIV

Aisyiyah Tegal Susun Road Map Daerah Program Penanggulangan TB-HIV

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In