YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah—Satu lagi prestasi ditorehkan mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Beni Pramula. Presiden Pemuda Asia Afrika itu mendapat penghargaan dari pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan sebagai tokoh muda yang menginspirasi. Penganugerahan tokoh inspirasi Sumatera Selatan itu dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan, Jum’at malam (7/10). Beni Pramula dinilai sebagai tokoh muda yang berprestasi, energik, visioner, dan menginspirasi.
Penobatan itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Walikota Palembang, Sultan Mahmud Badarudin II, Bupati Lahat, Asisten Kesra Prov Sumsel Ahmad Najib, Kepala Museum Pahlawan Nasional ‘AK Gani’ Priyanti, Perwakilan PT Sarana Pembangunan Palembang (SP2J) Yusuf Kp, Ketua Mitra Pol Sumsel Zainal Arifin, Perwakilan Bank Sumsel Babel Edison, dan para tokoh serta tamu undangan lainnya.
Beni Pramula yang biasa dipanggil Ben merupakan sosok anak muda yang terlahir dan besar di sebuah kampung pedalaman Prabumulih Muara Lakitan. Dia menempuh pendidikan Sekolah Dasar dan menengahnya di kampung tersebut. Jenjang pendidikan selanjutnya, di Pondok Pesantren Mafaza Lubuk Linggau, membentuk karakter Beni muda menyadari pentingnya moralitas dan integritas.
Bagi masyarakat sekitar, Beni Pramula dikenal sebagai sosok tekun, disiplin, dan pekerja keras. Terbukti, di Megang Sakti (nama sebuah dusun di kampungnya), Beni kecil dikenal sebagai tukang tambal ban yang ulet. Dengan keuletan, kerja keras, dan aura sebagai sosok bersahaja yang mandiri akhirnya membuat kedua orang tuanya rela melepas Beni merantau ke tanah Banten. Sebuah Provinsi yang kerap disebut orang Tanah Jawara. Tepatnya di kota Serang yang dikenal sebagai kota ‘seribu kyai sejuta santri’. Di tanah inilah Beni Pramula melanjutkan pendidikannya.
Dengan segala keterbatasan dan hanya bermodalkan nekad dan cita-cita tinggi, Beni Pramula melanjutkan S1 di STIKOM Wangsa Jaya Banten. Di kampus ini ragam prestasi telah diukir. Beni Pramula pernah menduduki jabatan sebagai orang nomor satu dikalangan mahasiswa yakni Presiden mahasiswa (BEM), dianugerahi sebagai Mahasiswa Berdedikasi Tinggi dan Mahasiswa teladan STIKOM WJB Tahun 2009.
Di organisasi mahasiswa ekstra kampus dia jatuh hati dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Berkat dedikasi, konsistensi, militansi, integritas, idealisme dan jiwa kepemimpinannya di organisasi tersebut dia dipercaya sebagai ketua Komisariat IMM STIKOM WJB, berlanjut menjadi ketua PC IMM Kab. Serang, Ketua DPD IMM Banten hingga di Muktamar Setengah Abad IMM di Solo terpilih sebagai Ketua Umum DPP IMM periode 2014-2016.
Rekam jejak dan eksistensinya dalam gerakan kepemudaan di Indonesia telah mengantarkan dirinya dipercaya sebagai Ketua Bidang Politik DPP KNPI 2015-2018 hasil kongres Papua. Bagi Beni Pramula, membaca, menulis, berkarya dan bergerak itulah Pemuda Indonesia. “Sejarah adalah apa yang kita torehkan hari ini untuk generasi mendatang, menulisnya dengan tinta emas atau catatan kelam,” ujarnya suatu ketika.
Semangat dan kesadaran inilah yang menjadikan Beni Pramula tidak pernah berhenti membaca, menulis, berkarya dan bergerak. Lahirlah beberapa karya tulisnya yang di antaranya Merebut Momentum, Meretas Zaman, Menduniakan Gerakan (2014) dan juga bukunya Ironi Negeri Kepulauan (2015) dan lain-lain. Tulisan-tulisan ini merefleksikan semangat dari seorang anak muda Indonesia yang lahir dari kampung dengan segala keterbatasannya lalu memiliki tekad kuat untuk perubahan bangsa dan negara.
Gagasan dan peran-peran kepemudaan mengantarkannya berkeliling ke seluruh pelosok tanah air, dari Sabang sampai Merauke. Tidak hanya itu, perannya juga diperhitungkan oleh kalangan Pemuda Internasional. Di umur yang terbilang muda (28 Tahun), tidak kurang dari 10 negara telah dia kunjungi dengan momentum-momentum penting pertemuan pemuda dunia.
Kini ia menjabat sebagai Presiden Asia-Afrika. Sebelumnya, Beni telah aktif dalam berbagai agenda pemuda internasional. Di antaranya G-20 SUMMIT Model United Nations 2013 di Belanda mempresentasikan materi seminar dihadapan pemuda dunia dengan tema “Pengangguran pemuda dan Solusinya”. Kemudian ia kembali mengharumkan nama Indonesia dengan didaulatnya oleh forum Organisasi Kerjasama Pemuda Islam sebagai Presidium Sidang Pemuda OKI (OIC) Di Istanbul Turki 2014.
Selanjutnya, Beni terpilih mewakili Pemuda Indonesia pada kegiatan Indonesia–India Youth Exchange Program 2012 di New Delhi India yang diutus oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI. Pada tahun 2013 ia kembali dipercaya untuk mewakili pemuda Indonesia pada acara Asean – China Youth Camp 2013 di Nanning China. Kemudian karena dianggap menjadi tokoh gerakan pemuda yang peduli terhadap perdamaian dunia ia diundang oleh Pemerintah kerajaan Bahrain Semenanjung Arab untuk mempresentasikan materi seminar diacara International Youth Conference 2013.
Tidak puas hanya dengan mengikuti agenda-agenda kepemudaan di berbagai negara di dunia, bersama dengan pemuda dan kelompok-kelompok muda lainnya Beni Pramula menginisiasi dan menyelenggarakan New Asia Afrika Youth Conference Plus 2015 di Bandung. Melalui konferensi itu terbentuklah Asia Africa Youth Government 2015 (Organisasi Pemuda Asia-Afrika). Kepiawaian Beni Pramula dalam membangun diplomasi dengan para pemuda di dalam dan luar negeri, membuat dirinya dikenal luas oleh tokoh-tokoh pemuda dunia.
Selain Beni, ada lima belas sosok lainnya yang dinobatkan sebagai tokoh inspirasi dalam acara Malam Anugrah Tokoh Inspirasi Sumatera Selatan (Sumsel) 2016, yang diselenggarakan di The Pit Stop Cafe and Resto Palembang. Merka dianggap berhak memperoleh penghargaan karena dedikasi dan konstribusi nyata bagi Sumsel dan Indonesia dalam berbagai bidangnya masing-masing (Ribas/RatuLala/KP).
