• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Jumat, April 3, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Ketika Hiphop Jadi Media Belajar Bahasa Asing Siswa SD Kreatif Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
19 Oktober, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ketika Hiphop Jadi Media Belajar Bahasa Asing Siswa SD Kreatif Muhammadiyah
Share

SURABAYA, Suara Muhammadiyah—Sekolah ini memang unik. Namanya Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya. Di sekolah ini, semua peserta didik akan diberikan ruang bebas. Anak dipandang sebagai pribadi yang unik. Keunikan tersebut terlahir dari beragam latar belakang baik kondisi fisik maupun non fisik.

Sebab dari keunikan itu akhirnya membuat karakter, kemampuan, potensi, minat dan bakat yang dimiliki oleh setiap anak berbeda. Keberagaman ini juga yang sejatinya membuat setiap anak membutuhkan perlakuan yang tidak sama. Kesadaran akan kondisi ini menjadi fokus Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya untuk mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dasar setiap anak.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dalam pembelajaran Bahasa Asing misalnya, digunakan media musik hiphop. Sebagai contoh, Fitria Shara Adila dan Quaneisha Calya terlihat sangat gembira terlibat battle musik hiphop. Rainy, windy, sunny. It’s sunny, the sun so bright. The weather is getting high. Fitri dan Quaneisha mengucapkan kalimat-kalimat itu dengan cepat dan saling lempar. Tubuh mereka bergerak cepat.

Jika Fitri mengucapkan it’s sunny, Quaneisha menjawabnya dengan the sun so bright. Begitu seterusnya. Tak jarang, dalam beberapa pengucapan, anak-anak belum percaya diri. Namun terus diberikan ruang penghargaan dan kepercayaan.

Pengajar hiphop SD Kreatif Muhammadiyah 16 Eko Wahyudi menyebutkan, hiphop itu kinestetik. Ada koordinasi antara musik dan tubuh. Menurut dia, hiphop adalah seni yang menceritakan dan meyakinkan orang lain tentang suatu hal. Eko mengemasnya dalam tema lagu anak.

Hiphop ala SD Kreatif Muhammadiyah 16 tidak identik dengan saling menjatuhkan mental saat battle, melainkan mengubahnya menjadi pujian. ”Anak-anak mengikuti tempo dan mengikuti trap. Ini merupakan terapi agar anak proaktif dan responsif bergerak,” jelasnya. Hitungan matematika juga disertakan dalam tempo (Ribas).

Tags: hiphopmuhammadiyahSD Kreatif Muhammadiyah 16
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Sehat Dulu, Hebat Kemudian

Sehat Dulu, Hebat Kemudian

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In