• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Yunahar Ilyas: Kita Terima Kasih kepada Pak Ahok

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
4 November, 2016
in Berita
Reading Time: 3 mins read
A A
1
Yunahar Ilyas: Kita Terima Kasih kepada Pak Ahok
Share

Di dalam ayat ini, disebutkan al-thâghût dengan lafazh mufrad (tunggal), padahal kalimat sebelumnya adalah al-awliyâ` (pemimpin-pemimpin) dengan lafazh jamak. Ini menunjukkan, meskipun berbeda-beda dan bermacam-macam, para pemimpin orang-orang kafir memiliki satu ciri yang sama, yaitu mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kesesatan-kesesatan.

“Ideology apapun jika berhadapan dengan Islam akan bersatu. Nasrani awalnya paling bermusuhan dengan Yahudi karena orang Yahudi membunuh Isa. Namun 1000 tahun kemudian dimaafkan oleh Paus. Mereka bersatu menghadapi Islam,” paparnya.

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Yunahar menambahkan bahwa Allah adalah pemimpin yang paling tinggi. Namun Allah tidak turun ke bumi, tapi diwakili oleh rasul, sebagaimana dijelaskan dalam al-Maidah 55: “Sesungguhnya penolongmu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, seraya tunduk (kepada Allah).” Ayat itu menjelaskan hierarki kepemimpinan dalam Islam. Allah, rasul, pemimpin yang beriman.

Sesuai dengan hadis nabi, kata Yunahar, umat Islam tidak pernah bersepakat dalam kesalahan. Oleh karena itu, yang menjadi wali itu umat Islam. “Karena umat Islam banyak, maka harus dipilih dengan prinsip syura. Teknisnya berubah-rubah sesuai dengan zamannya. Bisa penunjukan, pemilihan, demokrasi, dan lain-lain. Substansinya syura,” paparnya.

Sesuai dengan petunjuk al-Maidah:55, ada beberapa syarat kepemimpinan. Syarat pertama, kata Yunahar, pemimpin itu adalah orang beriman atau muslim. Syarat kedua, mendirikan shalat. Syarat ketiga, membayar zakat. Zakat menyimbolkan tiga hal: (1) bersih hatinya dari segi harta tamak dan kikir. (2) Bersih hartanya, track recordnya sumber hartnya baik. (3) Asnaf zakat adalah orang kecil, menyimbolkan pemimpin itu harus pro rakyat kecil atau kaum mustadl’afun.

“Syarat terakhir berdasarkan al-Maidah 55, adalah mereka itu selalu dalam keadaan ruku’. Menyimbolkan ketaatan, totalitas keislamannya,” papar Buya Yunahar Ilyas.

Menurutnya, kata aulia itu jamak dari wali. Wali bisa diartikan pemimpin, teman setia, pelindung, penolong, kekasih. Auliaurrahman itu artinya kekasih Allah. Maknanya tergantung konteksnya. “Jika diartikan teman setia lebih keras dari makna pemimpin. Teman aja gak boleh, apalagi pemimpin. Bahkan gak boleh jadi tim sukses kalau mengartikan dengan teman setia,” ungkapnya.

Yunahar menjelaskan, jika kondisinya berada di negara non-muslim, yang tidak mungkin muslim yang baik dan berintegritas bisa menjadi pimpinan, maka kepemimpinan non-muslim merupakan hal yang wajar. “Kalau di negara non-muslim, seperti di Amerika, calonnya hanya dua, Hillary Clinton dan Donald Trump, maka harus memilih salah satu yang paling maslahah. Di sana, stafnya Obama juga ada yang muslim,” ujarnya.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: AhokmuhammadiyahYunahar Ilyas
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post
Hari-Mu ke-6, Ribuan Warga Muhammadiyah Padati Tanah Datar

Hari-Mu ke-6, Ribuan Warga Muhammadiyah Padati Tanah Datar

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In