• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Nasyiatul Aisyiyah Jenguk Balita Korban Ledakan Bom Samarinda

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
16 November, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Nasyiatul Aisyiyah Jenguk Balita Korban Ledakan Bom Samarinda
Share

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah—Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PP NA) Diyah Puspitarini menjenguk baliota korban bom Molotov di Smarinda, Trinity Hutahaean (4 tahun) di RS AW Sjahranie, Samarinda, pada Selasa (15/11).

Pada kesempatan itu, Diyah menyampaikan dukungan moril untuk keluarga korban. “Saya mewakili teman-teman dari Nasyiatul Aisyiyah menyampaikan duka yang mendalam untuk anak-anak balita korban bom Samarinda. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran”, kata Diyah.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Sedih rasanya melihat keadaan anak-anak itu”, lanjut Diyah. Menurutnya, anak sekecil itu tidak seharusnya menanggung derita yang teramat berat. “Luka bakar akibat ledakan bom molotov telah mengambil keceriaan mereka saat bermain bersama,” ujar Diyah.

Diyah berharap pelaku peledakan bom dapat ditindak tegas dan dihukum seberat-beratnya. Peledakan bom di tempat ibadah merupakan perbuatan yang tidak beradab dan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam.

Hal ini menjadi perhatian bagi Nasyiatul Aisyiyah organisasi yang ramah terhadap perempuan dan anak. NA akan bekerjasama dg berbagai pihak utk memberikan advokasi dan dukungan bagi keluarga korban. Sangat disesalkan, bahwa korban yg masih balita merupakan generasi bangsa yang masih memiliki banyak kesempatan utk berkarya.

Diyah juga mengungkapkan kekagumannya pada kebesaran hati keluarga korban. “Walaupun anak balitanya menjadi korban, ibu korban telah memaafkan pelaku pelaku peledakan bom. Mereka menyerahkan kepada pihak yang berwenang,” sambung Diyah.

Empat anak balita yang sedang bermain menjadi korban dari ledakan bom molotov di depan gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad pagi (13/11). Satu orang diantaranya bahkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis (Th/Rbs).

Tags: Diyah PuspitarinimuhammadiyahNasyiatul Aisyiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
PP Muhammadiyah Kunjungi Korban Bom Samarinda

PP Muhammadiyah Kunjungi Korban Bom Samarinda

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In