• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Franz Magnis Suseno: Jangan Generalisasi Terorisme Khas Agama Tertentu, Mari Membangun Simpati dan Kebaikan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
17 November, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Franz Magnis Suseno: Jangan Generalisasi Terorisme Khas Agama Tertentu, Mari Membangun Simpati dan Kebaikan
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah-Tokoh kebangsaan Romo Franz Magnis Suseno menyatakan bahwa peristiwa terorisme tidak bisa digeneralisasi identic dengan agama atau kelompok tertentu. Namun potensi itu ada di semua kelompok, sehingga harus disikapi dengan saling membangun dialog.

Hal itu dikatakan Romo Magnis menyikapi aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda. Peristiwa yang terjadi saat para jemaat sedang melaksanakan ibadah itu menyebabkan beberapa anak-anak terluka dan satu balita lainnya meninggal atas nama Intan Marbun, yang berusia 2,5 tahun.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Penting sekali adalah bahwa terorisme itu tidak dikenal rasialisasi. Itu sekelompok kecil yang betul-betul fanatik, terpisah dari yang lain-lain. Jangan sampai ditarik generalisasi bahwa itu khas bagi suatu agama atau umat atau kelompok tertentu,” tutur Franz Magnis dalam acara ILC di salah satu TV swasta, Selasa (15/11).

Menurut Romo Magnis, potensi terorisme ada di mana-mana, sehingga harus selalu diantisipasi. “Terorisme sendiri saya kira di seluruh dunia tidak akan pergi,” ujar Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Filsafat Driyakarya itu.

Peristiwa terorisme, menurut Magnis telan menciderai hubungan harmonis semua umat beragama di Indonesia. Aksi-aksi yang menciderai keharmonisan itu harus diputus bersama. “Hubungan baik yang terbangun antar umat beragama di Indonesia itu harus terus dipelihara,” katanya.

Romo Magnis mengingatkan pentingya membangun hubungan saling percaya antar umat yang berbeda. “Kita jangan sampai dirangsang untuk benci kembali, curiga kembali, dan sebagainya, melainkan terus membangun simpati dan kebaikan,” tutur Romo Franz Magnis Suseno (Ribas).

Tags: Fraz Magnis SusenomuhammadiyahTerorisme
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Ahok

Ahok Menyamakan Dirinya dengan Mandela, Begini Kata Aktifis Sosial Chalid Muhammad

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In