• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Din Syamsuddin: Aksi Damai 411 Bukan Anti Kebhinnekaan, Penyebabnyalah yang Anti Kebhinnekaan

admin by admin
20 November, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
Din Syamsuddin

Din Syamsuddin di Masjid Al Aqsha Klaten

Share

 

 

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

KLATEN, Suara Muhammadiyah,- Aksi Damai 411 bukanlah anti kebhinnekaan tetapi penyebabnyalah yang anti kebhinnekaan. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan hal ini kepada umat Islam Klaten yang menghadiri Tabligh Akbar peresmian masjid Al Aqsha Klaten, Minggiu (20/11/16).

Din Syamsuddin menyayangkan ada pandangan seolah aksi damai 411 sebagai anti kebhinnekaan dan intoleransi. “Justru penyebab aksi itulah yang tidak toleran dan anti kebhinekaan,” tegasnya.

Karenanya, Din Syamsuddin meminta pihak lain tidak sinis pada aksi 4 November. Dia juga meminta umat Islam untuk menghemat energi pasca aksi demo 4 November. Energi bisa digunakan untuk hal lain bagi kemajuan umat.

Baca: Begini Analisa Din Syamsuddin Dibalik Kasus Ahok

“Sebaiknya energi umat Islam itu disimpan, jangan terus dikeluarkan,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin.

Din Syamsuddin
Din Syamsuddin datang di Masjid Al Aqsha Klaten disambut Bupati Sunarno

Din Syamsudin mengatakan energi besar Umat Islam jika dikeluarkan atau terpancing terus menerus akan menjadi loyo. Pada hematnya energi umat bisa digunakan untuk hal lain sebab perjalanan masih panjang dan banyak masalah yang harus menjadi perhatian.

Baca: Din Syamsuddin: Pemerintah Jangan Anggap Remeh Penistaan Agama

Perkara penistaan agama, menurut Din Syamsuddin, memang harus tetap dikawal dan pemerintah diminta tidak main-main. Kasus hukum yang menyangkut Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok harus diproses dengan adil, transparan dan berkeadilan.

Din Syamsuddin
Peserta Tabligh Akbar menyimah pengajian Din Syamsuddin

Untuk itu, menurut Din Syamsuddin,  masyarakat diminta memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan Polri. Asas keadilan masyarakat harus dikedepankan sebab jika tidak maka Ormas seperti Muhammadiyah atau NU tidak akan mampu menghalangi anggotanya untuk beraksi lagi (elf).

Tags: Din SyamsuddinKebhinnekaanmuhammadiyah
admin

admin

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Hidayat Nur Wahid

Hidayat Nur Wahid: Parade Bhinneka Tunggal Ika Mestinya Juga Meminta Penegakan Hukum Terhadap Penista Agama

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In