• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Nasyiatul Aisyiyah: Keluarga dan Anak Bukan Penghalang Tapi Spirit Perjuangan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
24 November, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
PPNA

Personal Pimpinan Pusat Nasyiatul 'Aisyiyah periode 2016-2020

Share

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Nasyiatul Aisyiyah (NA) pada muktamar XIII yang telah berusia 87 tahun, usia yang tak lagi muda. Akan tetapi, Nasyitaul Aisyiyah akan terus menghadapi menghadapi berbagai macam problematika perempuan dan anak yang tak pernah berhenti.

“Lahirnya Nasyiatul Aisyiyah pada kala itu muncul karena keberanian remaja putri Muhammadiyah yang peduli pada perempuan,” jelas Diyah Puspitarini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah 2016-2020 dalam sambutannya pada acara Ta’aruf Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah di, Ballroom Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat (19/11).

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Diyah menuturkan bahwa pada masa awal berdirinya Nasyiah tidak hanya belajar keagaamaan, akan tetapi juga belajar membangun kepemimpinaan dan membangun solidaritas. “Spirit dasar adalah mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam berbagai hal,” tambahnya.

Kader Nasyiah berada pada rentang usia 15-40 tahun, menurut Diyah, merupakan usia dengan produktivitas tinggi baik dalam pekerjaan maupun dalam keluarga. “Bagi Nasyiah keberadaan keluarga terutama anak-anak bukanlah penghalang tetapi menjadi spirit dalam perjuangan,” kata kepala SMP Muhammadiyah 2 Depok, Sleman.

Gerakan Nasyiatul Aisyiyah terbingkai dalam bingkai keluarga. “Kader NA harus dapat membagi waktu antara keluarga dan NA, sesuai dengan yang disebutkan dalam komitmen kader NA,” tutur Diyah

Kegiatan ta’aruf ini sekaligus dengan serah terima jabatan dari PPNA periode 2012-2016 kepada PPNA periode 2016-2020 yang disaksikan langsung oleh Suyatno, bendahara umum PP Muhammadiyah.

Seusai acara Ta’aruf Nasyiatul Aisyiyah berlanjut dengan rapat Program kerja periode 2016-2020 mendatang pada hari sabtu-minggu, tanggal 19 – 20 November 2016.

Tags: Diyah PuspitarinimuhammadiyahNasyiatul Aisyiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
PDM Tanbu

Milad Muhammadiyah Tanbu, Berikan Penghargaan kepada Guru

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In