• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Senin, Maret 16, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Haedar Nashir: Keislaman dan Keindonesiaan Menyatu Dalam Jiwa Kami Tanpa Harus Digembar-Gemborkan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
28 November, 2016
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Haedar Nashir: Keislaman dan Keindonesiaan Menyatu Dalam Jiwa Kami Tanpa Harus Digembar-Gemborkan
Share

TANGERANG, Suara Muhammadiyah-Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan bahwa Muhammadiyah sangat mencintai bangsa Indonesia. Identitas keislaman dan keindonesiaan yang melekat pada warga Muhammadiyah menjadi hal yang tidak perlu diperdebatkan.

Kecintaan Muhammadiyah yang sepenuh hati pada bangsa dan negara kadang tidak selalu berbanding lurus dengan balasan yang diberikan oleh negara. “Tapi seperti ibu  yang melahirkan anaknya. Betapapun keadaan telantar dan disakiti, maafnya seluas samudera,” kata Haedar.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Cintanya pada bangsa dan negara tak pernah lekang, tak pernah surut. Itulah jiwa yang bergelora dalam hati, bahwa keislaman dan keindonesiaan menyatu di dalam tubuh dan jiwa kami tanpa harus digembar-gemborkan,” ungkapnya dalam pidato pembukaan Tanwir Pemuda Muhammadiyah yang digelar di Narita Hotel, Tangerang Senin (28/11).

Haedar menyatakan bahwa Muhammadiyah akan selalu mengabdi pada negeri. Terlepas bagaimana perlakukan negara pada Muhammadiyah. Dengan kemandirian sumber daya yang dimilikinya, Muhammadiyah bisa terus memberi konstribusi.

“Kami sesungguhnya tidak berkepentingan untuk dirangkul, untuk diberi tempat. Karena kami sudah memiliki tempat dan jalan sendiri. Tapi kami tidak ingin egois. Jujur, jika Muhammadiyah egois, Muhammadiyah dengan dirinya sudah cukup, biarin persoalan rakyat, persoalan bangsa diselesaikan oleh negara dan kekuatan-kekuatan negara. Karena itu tugas konstitusional negara,” katanya. Namun Muhammadiyah tidak demikian.

Menurutnya, kecintaan pada Indonesia jangan hanya dijadikan retorika. “Retorika itu seperti buih. Seperti fatamorgana atau seperti burung merak yang enak dipandang,” kata Haedar mengumpamakan. Lebih dari itu, kecintaan pada negeri dibuktikan dengan dedikasi tinggi tanpa pamrih.

Muhammadiyah, kata Haedar dengan caranya ikut serta, mengangkat harkat dan martabat serta menjadikan negara ini maju, meskipun itu merupakan kewajiban konstitusional negara. Namun hal ini juga menjadi kewajiban moral Muhammadiyah.

Oleh karena itu, setiap elemen bangsa harus bergerak bersama dalam membuktikan kecintaan pada bangsa. Haedar mengajak untuk bercermin pada jiwa kenegarawanan para pendiri bangsa. Mereka rela berkorban dan melakukan apapun demi bangsa.

“Kita bergerak lewat pergerakan jamaah, komunitas dan civil society. Nanti ketemu satu sama lain untuk saling mendukung dan menopang,” ujar Haedar Nashir (Ribas).

Tags: Haedar Nashirkeislaman dan keindonesiaamuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Haedar Nashir; Cerdas dan Berilmu Kunci Pelajar Berkemajuan

Haedar Nashir: Nilai-Nilai Ilahiyah Harus Menjadi Pondasi dan Bingkai Peradaban

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In