• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Karya Muhammadiyah untuk Bangsa Berlandaskan Keikhlasan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
28 November, 2016
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
1
Karya Muhammadiyah untuk Bangsa Berlandaskan Keikhlasan
Share

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Persyarikatan Muhammadiyah yang telah berusia lebih dari satu abad, sejak awal telah mendedikasikan diri untuk berkarya bagi kemajuan bangsa. Karya besar Muhammadiyah, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, social hingga bidang kebudayaan berlandaskan pada nilai-nilai ketulusan dan keikhlasan.

Hal itu dikatakan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM DIY, Robby Habiba Abror, dalam acara diskusi Visi Kebudayaan Muhammadiyah dan Pendidikan Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Bandung, Kamis (24/11). Turut hadir dalam acara itu Ketua STAIM Bandung Dr Hendar Riyadi, Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Prof Asep Saeful Muhtadi, dan Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat Iu Rusliana.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Robby menyatakan bahwa kiprah Persyarikatan Muhammadiyah selama seabad lebih bisa lestari dan dinikmati oleh masyarakat hingga sekarang, karena berangkat dari ketulusan. Dalam mendirikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), para pimpinan dan warga Muhammadiyah telah memahami bahwa yang dilakukannya merupakan ibadah yang mulia. Dikarenakan ibadah, maka balasan yang mesti diharapkan hanyalah dari Tuhan, bukan dari negara atau lainnya.

Prestasi yang telah diraihnya itu, merupakan produk kebudayaan dari Muhammadiyah. Sekolah, rumah sakit, panti asuhan, perguruan tinggi, baitul maal, televisi, radio, majalah, dan karya seni lainnya menjadi ciri hasil kebudayaan Muhammadiyah. Karena itu, ujar Robby, ikhlas merupakan kunci dari berhasilnya Muhammadiyah membangun budaya.

Justru yang terjadi kemudian, negara abai dan melupakan jasa Muhammadiyah dan jasa umat Islam pada umumnya. Negara lebih banyak berpihak pada kaum minoritas dan melupakan jasa mayoritas yang tidak memiliki pengaruh besar secara ekonomi dan politik.whatsapp-image-2016-11-27-at-9-17-42-pm

Robby juga menyinggung tentang fenomena budaya masyarakat dalam menyikapi berita dan informasi yang didapat dari media konvensional maupun media sosial. “Umat islam ini menjadi komoditas, Islam jadi berita, dipolitisir, dihantam sana-sini,” ujarnya.

Masyarakat Islam saat ini, tengah dikontrol oleh pihak yang berkepentingan mengambil untung dari kondisi yang ada.  “Kita sedang menghadapai remot kontrol politik,” terang dia. Oleh karena itu, Robby mengingatkan supaya umat Islam tidak mudah diadu domba oleh kondisi seperti ini.

Robby mengharapkan, masyarakat lebih cerdas dalam membudayakan sikap hati-hati ketika mendapatkan berita ataupun informasi yang sangat mudah diperoleh melalui telepon cerdas. Sebab, masih banyak masyarakat yang mereproduksi dan membagikan berita dan informasi yang asal-asul dan kontennya tidak jelas. Berita itu justru menjadi provokasi di tengah-tengah umat.

Terkait dengan kebudayaan dan pendidikan Islam, Robby menyatakan bahwa hal itu bisa diwujudkan dengan mudah ketika dimulai dari individu dan dari hal yang kecil terlebih dahulu. Yaitu dengan memberikan teladan, berbicara yang baik, mengajari keluarga tentang akhlak dan ibadah Nabi Muhammad yang menjadi petunjuk hidup.

Tak kalah penting juga, dalam membangun kebudayaan dan pendidikan Islam, Robby mengatakan, setiap orang harus melibatkan Allah agar setiap langkahnya dinilai ibadah dan berlipat pahala. Hal itu sebagaimana dicontohkan para pendiri Muhammadiyah (Ribas).

Tags: KebudayaanmuhammadiyahRobby Habiba Abror
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Hari AIDS Sedunia, MPKU PWM Sumbar Bekali 250 Konselor Kesehatan

Hari AIDS Sedunia, MPKU PWM Sumbar Bekali 250 Konselor Kesehatan

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In