• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Latih Siswa Belajar Kebencanaan, Relawan MDMC Gunakan Metode Permainan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
7 Januari, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Latih Siswa Belajar Kebencanaan, Relawan MDMC Gunakan Metode Permainan
Share

KLATEN, Suara Muhammadiyah-Relawan Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Disaster Managemant Center (MDMC) Klaten adakan pembelajaran kebencanaan kepada ratusan siswa SMP Islam Nurul Mustofa di komplek Rawa Jombor purba, Krakitan, Bayat.

Pelatihan kebencanaan yang dilakukan dalam bentuk permainan dan outbond ini bermaksud untuk mengajarkan serta melatih siswa agar mamahami perihal kebencanaan dan mampu menolong dirinya sendiri atau orang lain saat terjadi bencana. Selain mengajarkan siswa untuk berlatih bencana, outbond kebencanaan ini juga mengajarkan kepada siswa untuk peduli kepada kemanusian dan sesama.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

mdmc2

Menurut ketua MDMC Klaten, Firdaus, sebagai pembelajaran kebencanaan, dalam outbond ini MDMC menerjunkan puluhan instruktur. lebih lanjut,firdaus menjelaskan bahwa materi outbond kebencanaan ini meliputi PPGD dan gempa, banjir dan cara menyelamatkan diri serta menolong orang lain,teknik survival di hutan dan rapling.

“Pembelajaran ini menyesuaikan dengan bencana yang sering menimpa Klaten seperti, gempa, banjir dan letusan gunung berapi.

Sedangkan untuk instruktur, Firdaus menambahkan, “Semua berasal dari relawan lpb yang telah terlatih dan sebagian sudah bersertifikat  di water rescue, SAR, psikososial dan juga media.”

Sementara itu, Muhammad Faruk Afifudin, siswa kelas 1 SD, mengaku senang mengikuti kegiatan outbond kebencanaan ini. Selain menambah ilmu tentang bencana, juga melatih kepedulian dan jiwa kemanusian bagi sesama. Faruk berharap, kegiatan outbond ini bisa diselenggarakan setiap tahun, sehingga pelajar terus bisa belajar dan berlatih soal bencana secara rutin (Naibul Umam).

Tags: bencanaMDMCmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Tim MDMC Jateng Kebut Pembersihan Ponpes Al Ihlas Muhammadiyah Kota Bima

Tim MDMC Jateng Kebut Pembersihan Ponpes Al Ihlas Muhammadiyah Kota Bima

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In