• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Pengajian Bulanan Muhammadiyah Banjarmasin Kaji Spritualitas Haji dan Umrah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
24 Januari, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pengajian Bulanan Muhammadiyah Banjarmasin Kaji Spritualitas Haji dan Umrah
Share

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah-Bertempat di ruang induk Masjid Al Mujahidin Jl. Belitung Laut Banjarmasin telah dilangsungkan kegiatan pengajian bulanan pada hari Sabtu (21/1).

Kegiatan rutin tersebut digelar oleh majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Banjarmasin yang dipimpin Khairul Anam, SH, MKes. Pengajian pada awal tahun 2017 ini diisi oleh Dr H Karyono Ibnu Ahmad yang merupakan salah seorang Wakil Ketua PW Muhammadiyah Kalimantan Selatan.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dalam uraiannya, Karyono mengupas mengenai haji dan umrah dari perspektif spritualitas. Dalam al-Quran Surah Ali Imran ayat 96-97: Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Karyono juga mengemukakan bahwa fenomena umrah yang lagi ramai saat ini, salah satu faktornya adalah terbatasnya kouta haji. Banyak orang yang lama ngantri beberapa tahun, maka mereka banyak melaksanakan umrah terlebih dahulu. Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, menurut ulama sekaligus akademisi tersebut, bahwa haji dan umrah merupakan ibadah puncak.

Oleh karenanya setiap orang hendaknya mencontoh sifat-sifat Allah, seperti rahman dan rahim serta sabar. Di samping itu juga pelaksanaan ibadah rukun Islam ini merupakan simbol ketauhidan yang murni Nabi Ibrahim As. Selanjutnya juga dapat mencontoh Nabi Ismail As dan Siti Hajar yang memperoleh predikat kemuliaan di sisi Allah karena ketaqwaan (Khaliq).

Tags: Banjarmasinhaji dan umrahmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
MDMC DKI Jakarta Raya Turut Ambil Peran dalam Gebyar SMAB

MDMC DKI Jakarta Raya Turut Ambil Peran dalam Gebyar SMAB

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In