• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Imam Shamsi Ali: Amerika Sedang Mengalami Drama Besar

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
31 Januari, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Imam Shamsi Ali: Amerika Sedang Mengalami Drama Besar
Share

NEW YORK, Suara Muhammadiyah– Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali menyatakan bahwa Amerika Serikat di awal kepemimpinan Donald Trump bagaikan dalam sebuah drama besar. Berbagai kontroversi terus bermunculan. Kebijakannya pun kerap ditentang.

“Intinya saat ini Amerika sedang mengalami drama besar. Seorang presiden yang nampaknya memerintah dengan gaya pemilik bisnis. Seolah negara ini adalah miliknya sendiri dan berhak untuk dikelolah sesuai dengan kehendak dan kecenderungannya,” tutur Shamsi Ali kepada Suara Muhammadiyah, Selasa (31/1).

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan Trump cenderung untuk mengambil keputusan bardasarkan pertimbangan sendiri, atau minimal hanya mendengarkan orang-orang dekatnya semata.

“Kehebohan demi kehebohan telah menggoncang tidak saja Amerika. Tapi nampaknya telah mendunia, bahkan menembus kampung-kampung, pesisir laut, dan gunung-gunung sana,” ungkap Imam Shamsi Ali.

Sementara itu menyikapi pelarangan Donald Trump bagi warga dari tujuh negara Muslim itu warga Amerika melanjutkan resistensi mereka dengam demo besar-besaran di berbagai kota dan bandara Amerika.

Menurut Shamsi, dikhawatirkan bahwa demo-demo tersebut akan semakin membesar dan menjadi gerakan nasional, yang bertujuan tidak saja menentang pelarangan Trump kepada warga Muslim dari tujuh negara. “Tapi juga bertujuan untuk membangun kekuatan untuk menuntut agar Donald Trump diturunkan (impeach) dari kepresidenan Amerika,” ungkapnya.

Di berbagai negara bagian dan kota Amerika, kata Shamsi, juga muncul resistensi keras terhadap Presiden Trump. Salah satu di antara gubernur yang paling keras dalam hal ini adalah gubernur Washington di bagian barat Amerika.

“Bahkan sang gubernur memposisikan Trump sebagai musuh Amerika dan tindakannya dianggap pelanggaran nyata terhadap konstitusi,” kata Imam Shamsi Ali (Ribas).

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpImam Shamsi Alimuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Temu IPM se-Karesidenan Banyumas

Temu IPM se-Karesidenan Banyumas

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In