• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Gelar Kajian Perdana, PRM Kebondalem Kidul Bahas Paham Islam

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
20 Februari, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gelar Kajian Perdana, PRM Kebondalem Kidul Bahas Paham Islam
Share

PRAMBANAN, Suara Muhammadiyah- Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kebondalem Kidul, menggelar kajian perdana pada Ahad (19/2). Kajian dengan mengangkat tema “Ibadah Sesuai Sunnah” ini dilaksanakan di Sekretariat Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten dengan menghadirkan Ustadz Rahmadi Wibowo sebagai pengisi materi.

Kajian yang diikuti oleh Pimpinan, warga dan simpatisan Muhammadiyah Kebondalem Kidul ini langsung dipimpin oleh Ketua PRM Kebondalem Kidul, Mabrur Dewantoro.

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Dalam kesempatan tersebut, Rahmadi Wibowo menyampaikan bahwa terdapat bermacam-macam paham Islam di antaranya yaitu Islam berkemajuan, Islam nusantara, Islam Aswaja, Islam liberal, dan lain sebagainya. “Tergantung bagaimana mereka mendekati permasalahan agama yang mereka lakukan,” imbuhnya.

Menurut Rahmadi, terdapat tiga pendekatan yang menghasilkan paham yang berbeda tersebut. Pertama, bagaimana penempatan persoalan agama tersebut “Pada ta’abudi yakni sesuatu yang tidak bisa dirubah, atau ta’akuli yakni sesuatu yang dapat berubah sesuai perbedaan waktu dan tempat serta perkembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Kedua, lanjut Rahmadi, adalah bagaimana memilih Al Qur’an dan hadits sebagai hujjah dari persoalan atau permasalahan agama tersebut, dan yang terakhir adalah bagaimana menginterpretasi dalil yang telah dipilih tersebut. (Yusri).

Tags: kajianmuhammadiyahPRM Kebondalem Kidul
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post
Dukung Seminar Bela Negara SM di Ambon, Yunahar Ilyas: Bela Negara Bisa Fardhu ‘Ain bisa Fardhu Kifayah

Dukung Seminar Bela Negara SM di Ambon, Yunahar Ilyas: Bela Negara Bisa Fardhu ‘Ain bisa Fardhu Kifayah

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In