• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Begini Cara LSBO Lestarikan Macapat Gresikan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
17 Maret, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Begini Cara LSBO Lestarikan Macapat Gresikan
Share

GRESIK, Suara Muhammadiyah-Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PDM Gresik kembali menyelenggarakan kegiatan unik. Sekolah Macapatan, namanya. Kemarin, Rabu (15/3) digelar pertemuan perdana para “cantrik” macapatan. Narasumber utama adalah Bapak Mat Kauli. Ia dikenal sebagai seniman macapatan paling senior di Gresik.

Mbah Uli, begitu sesepuh kelahiran 2 Mei 1931 itu akrab disapa. Beliau telah aktif bermacapat sejak tahun 1949. Istimewanya, hingga saat ini beliau masih terus berkarya. Kesempatan itulah yang tidak disia-siakan oleh LSBO Gresik.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir pula Mustakim Wakil ketua PDM Gresik dan Dodik Priyambada Ketua Dikdasmen PDM Gresik. Keduanya juga menggemari kesenian macapat. Lebih istimewanya lagi, juga hadir Sugeng Adipitoyo, dosen Unesa yang giat di kesenian daerah.

Sekolah Macapatan sendiri digagas oleh LSBO Gresik bertujuan untuk melestarikan kesenian macapat, utamanya gaya gresikan. Di Jawa Timur, macapat gresikan merupakan yang tertua di antara gaya yang lain. Seperti, banyuwangen, malangan, dan meduran. Acara yang digelar seminggu sekali dalam 3 bulan ini juga bertujuan untuk mencetak generasi penerus pelaku macapat gresikan.

“Biasanya, saya hanya tampil bermacapat di Gresik. Yang rutin mengundang untuk melatih nembang malah dari daerah luar Gresik,” begitu ujar Mbah Uli.

“Syukurlah, Muhammadiyah berkenan membuat acara yang sangat baik ini,” imbuh beliau.

Bagi Anda yang tertarik untuk ikut berlatih tradisi macapat gresik, dapat langsung hadir di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Bunder Gresik setiap hari Rabu pukul 18.30 hingga 21.00. Gratis dan untuk umum (bee).

 

Tags: LSBO GresikMacapat Gresikanmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Baitul Arqom Pimpinan, Kembangkan Potensi Antar Cabang

Baitul Arqom Pimpinan, Kembangkan Potensi Antar Cabang

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In