• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Ponpes Ahmad Dahlan Tegal Launching Ahda Mart di Hari Bermuhammadiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
29 Maret, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ponpes Ahmad Dahlan Tegal Launching Ahda Mart di Hari Bermuhammadiyah
Share

TEGAL, Suara Muhammadiyah– Pondok Pesantren Muhammadiyah Kab Tegal melaunching  Ahmad Dahlan Mart (Ahda Mart) yang merupakan swalayan yang memberdayakan perekonomian warga di sekitar lingkungan Ponpes Ahmad Dahlan.

Peresmian dilakukan oleh Pengasuh Ponpes Muallimin Jogjakarta, Ahmad Muhadjir yang hadir sebagai pembicara pengajian. Kegiatan yang dihadiri ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah tersebut juga dimeriahkan pertunjukan kesenian dan bela diri para santri.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Toko Muhammadiyah (TokoMu) sebagai konsep pemberdayaan perekonomian masyarakat, ditargetkan bisa berdiri di setiap cabang yang ada di lingkungan organisasi Muhammadiyah di Kabupaten Tegal.

Wakil Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Moh Ridho, menjelaskan, Muhammadiyah harus menggerakkan perekonomian bangsa agar tidak semakin terpuruk. Menurutnya, konsep swalayan TokoMu merupakan wadah yang tepat di tengah semakin merebaknya minimarket modern yang cenderung mematikan perekonomian masyarakat.

“Ada tiga pilar kekuatan Muhammadiyah, yaitu pendidikan, kesehatan dan perekonomian. Kini, saatnya untuk memperkuat perekonomian melalui wadah-wadah yang sudah disiapkan,” ungkap Ridho saat kegiatan Hari Bermuhammadiyah yang digelar di Ponpes Ahmad Dahlan, Balapulang, Kabupaten Tegal, Ahad (26/3).

Lebih lanjut, dalam waktu dekat, Kabupaten Tegal juga akan menyatukan para pengusaha atau wirausahawan-wirausahawan lewat pembentukan Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM). Keberadaan JSM merupakan sarana untuk menyatukan visi guna memajukan perekonomian.

Sementara itu, seiring dengan konsep pemberdayaan ekonomi, upaya menghimpun zakat, infak dan sodakoh juga akan dioptimalkan melalui Lazis Muhammadiyah (Lazismu). Lembaga tersebut, pada tahun ini ditargetkan bisa menghimpun dana sebesar Rp 1 miliar.

“Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat. Jika lembaga amil zakat di kampung paling banter hanya bisa menyalurkan zakat untuk golongan fakir dan miskin saja, maka Lazismu berkomitmen untuk menyalurkan zakat untuk semua golongan (delapan golongan) yang berhak menerimanya,” papar Ridho (Hendra Apriyadi).

 

Tags: Ahda MartmuhammadiyahPonpes Ahmad Dahlan
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Aisyiyah DIY Siasati Melambungnya Harga Cabai dengan Galakkan Program Tanam

Aisyiyah DIY Siasati Melambungnya Harga Cabai dengan Galakkan Program Tanam

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In