• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Kamis, Mei 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Siswa SMP Simpon Belajar Membuat Pie Susu, Makanan Khas Bali

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
4 April, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Siswa SMP Simpon Belajar Membuat Pie Susu, Makanan Khas Bali
Share

BALI, Suara Muhammadiyah-P[ara siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, belajar membuat pie susu makanan khas pulau dewata Bali, Senin (3/4). Pembelajaran cara pembuatan ini dilakukan langsung di tempat produksi pie Cenning Ayu daerah Sukowati, Bali.

Dengan dipandu pengelola yang bernama Agung Oka, menceritakan dari awal berdirinya tempat produksi yang dimulai dengan peoduksi kecil kecilan tahun 2007,  hingga sekarang sudah menjadi besar dan juga memproduksi kopi olahan dan baju yang di lukis langsung.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Siswa yang belajar pembuatan pie ini diikuti 200 siswa khususnya kelas VIII SMP Muh 1 Simpon Solo.

Siswa juga langsung mencoba cara mencetak pie dengan alat cetak yang sudah didesain khusus, di mana awal pembuatan dulunya menggunakan cara manual tangan.

Pie yang dibuat diantaranya terdiri dari tepung, gula, telur dan mertega diolah dan dibuat dengan dua rasa yaitu coklat dan original, kata Agung Oka lagi. Produksi ini hampir 20.000 pcs setiap harinya dan dijual di showroom nya Cenning Ayu dan juga menerima pesanan.

Siswa sangat senang dan antusias dalam mengamati proses pembuatan pie susu ini, dan bergantian mencoba dengan alat cetak ini.

Kegiatan yang dirangkai dalam acara wisata edukasi ini sangat diapresiasi kepala sekolah Sukidi, beliau mengharapkan kegiatan di Pulau Dewata Bali ini tidak sekedar jalan-jalan tetapi menyangkup wisata edukasi reliji di kampung Jawa yang mayoritas muslim dan sholat di masjid Puja Mandala yang berdekatan dengan tempat ibadah agama lain.

Sukidi juga mengajak wisata bahari di pantai pulau benua  kura-kura dan pantai Pandawa. Yang ketiga, ungkap Sukidi yaitu wisata budaya dengan melihat kegiatan keseharian masyarakat Bali dan juga tarian barong.

Sukidi di akhir wawancaranya semoga kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahun khususnya untuk kegiatan kelas VIII sebagai bahan karya tulis tugas akhir tahun.

Tags: muhammadiyahpie susuSMP Muhammadiyah 1 Simpon
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Hizbul Wathan  SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok Tampil Beda Pada Kemah Pramuka

Hizbul Wathan  SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok Tampil Beda Pada Kemah Pramuka

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In