• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Senin, Januari 12, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Hadiri Seminar di UMSU, Busyro Sampaikan Pentingnya Kontrol Publik dalam Peradilan

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
26 April, 2017
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hadiri Seminar di UMSU, Busyro Sampaikan Pentingnya Kontrol Publik dalam Peradilan
Share

MEDAN, Suara Muhammadiyah- Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, serta Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia menggelar seminar nasional bertajuk “Independensi & Akuntabilitas Peradilan di Indonesia” pada Selasa (25/4) di Gedung Kampus Pascasarjana UMSU.

Tampil sebagai narasumber di antaranya yaitu Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Forum Dekan FH PTM se-Indonesia Trisno Raharjo, Anggota Komisi III DPR RI Raden Muhammad Syafii, serta Pakar Hukum Abdul Hakim Siagian.

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam seminar ini menegaskan pentingnya peneguhan pandangan hukum semua pemangku kepentingan yang terkait dengan peradilan di Indonesia. Menurutnya, dalam sistem negara demokrasi yang berpilar pada cheks and balances maka setiap lembaga negara tak terkecuali lembaga peradilan berada dalam posisi renta jika tidak mengalami kontrol dan penyeimbangan.

“Sebaliknya, lembaga peradilan akan berjalan secara independen dan akuntabel secara publik jika sistem regulasi, mekanisme dan praktiknya terjangkau kontrolnya oleh publik atau masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Busyro menyampaikan beberapa point yang dapat dijadikan rekomendasi. Pertama, perlu penegasan kesepakatan antar elemen DPR/Pemerintah dan masyarakat untuk memulihkan posisi konstitusional lembaga peradilan sebagai kekuasaan kehakiman yang merdeka guna mewujudkan hukum dan keadilan.

Kedua, sambungnya, perlu langkah bijak dari MA untuk merevisi sistem rekrutmen calon hakim yang profesional dan transparan dengan melibatkan peran serta masyarakat sebagai bentuk penghormatan demokrasi.Selanjutnya, perlu regulasi untuk dilakukan re-asseement lima tahunan terhadap hakim termasuk hakim MA oleh tim yang proper dan independen.

“Terakhir, perlu revisi kurikulum pendidikan lanjutan hakim yang diolah oleh konsorsium yang unggulan dan selektif,” jelasnya.

Setelah pelaksanaan seminar selesai, Forum Dekan Fahum se Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM)di Indonesia membacakan deklarasi bersama dengan berbagai elemen termasuk Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas dan Ketua Lembaga Kajian Konstitusi UMSU Abdul Hakim Siagian  untuk mendesak dan mengkawal pembenahan sistem peradilan yang independen dan akuntabilitas di Indonesia.

Wakil Rektor I UMSU, Muhammad Arifin Gultom menambahkan, seminar ini dianggap penting karena membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan peradilan di Indonesia. Menurutnya, sistem hukum itu terdiri ada tiga unsurnya. Di antaranya, yang berhubungan dengan substansi, struktur, dan budaya hukum.

“Topik yang dibahas dalam seminar ini sangat menarik, karena itulah kita menyambut pelaksanaan seminar ini. Seminar ini juga terlaksana berkat kerja sama dengan Komisi Yudisial, PP Pemuda Muhammadiyah, dan Forum Dekan FH PTM se-Indonesia,” tandasnya (Riza/ Yusri).

Tags: Busyro MuqoddasmuhammadiyahperadilanUMSU
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post
Diresmikan, Swalayan Surya Hasanah (SSH) Mlarak Diharap Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Diresmikan, Swalayan Surya Hasanah (SSH) Mlarak Diharap Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In