• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Direktur USAID David Hoffman Jadi Pelayan di Warung Dhuafa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
29 April, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Direktur USAID David Hoffman Jadi Pelayan di Warung Dhuafa
Share

JAKARTA, Suara Muhammadiyah– Warung Dhuafa yang digagas oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah sejak awal Maret 2017 lalu, mendapat sambutan positif dari banyak kalangan. Beberapa tokoh telah menyempatkan diri untuk hadir menjadi pelayan di warung makan gratis yang dibuka setiap hari Jumat siang itu.

Jumat, 28 April 2017, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Direktur USAID Bidang Demokrasi, HAM dan Pemerintah untuk Indonesia David Hoffman, menjadi Pelayan di Warung Dhuafa Pemuda Muhammadiyah.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Dahnil menuturkan bahwa Warung Dhuafa Pemuda Muhammadiyah merupakan salah satu instrumen dakwah. Tujuannya guna membantu orang miskin dan lemah, tanpa memandang latar belakang suku, agama, rasa dan antar golongan. Hal itu seperti jalan dakwah yang ditempuh Muhammadiyah sejak awal berdirinya berdasarkan filosofi Surat Al-Maun. “Program Waroeng Dhuafa yang diluncurkan Muhammadiyah adalah toleransi umat beragama yang otentik,” ujarnya.18198777_1903582053210056_4132493740820565262_n

Menurutnya, dakwah tidak semata-mata dilakukan di mimbar-mimbar. Tetapi lebih jauh lagi, dakwah harus berwujud dalam setiap sendi kehidupan. Menghadirkan kabar gembira bagi sebanyak mungkin manusia yang terlindas ketidakadilan. Dakwah yang dipahami Muhammadiyah adalah dakwah pencerahan yang membebaskan manusia dari ketertindasan.

“Mereka yang lapar jangan diceramahi tentang tauhid, syariat, jangan pula diajari tentang toleransi dan keberagaman. Datang ke mereka, berikan makan, bantu mereka, biarkan mereka kenyang untuk hari ini sambil membantu memikirkan agar mereka bisa kenyang pada hari berikut-berikutnya. Selanjutnya, mulailah pengajaran dan ceramah,” katanya (Ribas).

 

Tags: David HoffmanmuhammadiyahWarung Dhuafa
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Muhammadiyah Sumbar Temui Gubernur Bahas Seminar Kebudayaan International di Padang   

Muhammadiyah Sumbar Temui Gubernur Bahas Seminar Kebudayaan International di Padang  

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In