• Tentang SM
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Minggu, Januari 11, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Dukung SM Gelar Simposium, Ketua MUI DIY: Ini Simposium Yang Monumental

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
8 Mei, 2017
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dukung SM Gelar Simposium, Ketua MUI DIY: Ini Simposium Yang Monumental
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Simposium Internasional bertajuk “Genre Sosial Budaya Muslim Tionghoa di Indonesia” yang digawangi oleh Suara Muhammadiyah tak lama lagi akan segera digelar. Simposium yang bertujuan untuk mengungkap peran sosial budaya etnis muslim Tionghoa serta peran dan partisipasi etnis Tionghoa dalam sejarah nasional  Indonesia ini menjadi penting mengingat meruncingnya isu dan sentimen anti Tionghoa yang kembali menghangat di Indonesia belum lama ini.

“Ini merupakan simposium monumental, karena baru saja bangsa Indonesia agak terpecah karena Pilkada DKI Jakarta sehingga dengan simposium ini merupakan alat untuk merajut kebersamaan dan persatuan,” tutur Ketua MUI DIY Bidang Pendidikan, Sugito dalam Konferensi Pers yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah pada Senin (8/5).

Baca Juga

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

Disampaikan Sugito bahwa negara Cina memiliki peradaban dan sosial budaya yang tinggi. Hal ini mengingat adanya salah satu hadits Nabi Muhammad yang menyatakan bahwa dimintanya manusia untuk senantiasa menuntut ilmu walau sampai negeri Cina.

Etnis Cina, lanjutnya, memiliki peran strategis terutama dalam bidang ekonomi hampir di seluruh negara di dunia. Tak hanya itu, etnis keturunan Tionghoa di Indonesia ini juga relatif besar dan tersebar di seluruh Indonesia, serta memiliki peran sosial budaya yang relatif tinggi dan mewarnai budaya. Kendati demikian, ia menuturkan bahwa hubungan Islam dengan etnis Tionghoa tidak selamanya harmonis. “Kadang-kadang ada riak kecil yang mewarnai hubungan itu,” imbuhnya.

Ketua Koordinator Simposium Internasional sekaligus Pemerhati Sejarah, Ahmad Muarif mengatakan bahwa sangatlah tepat Muhammadiyah sebagai organisasi besar yang mempunyai peran besar dalam mendirikan Republik ini turut mengambil inisiatif untuk mempersatu bangsa dan meletakan sejarah dengan benar agar dapat menuntun generasi berikutnya pada posisi yang benar, melalui penyelenggaraan simposium ini.

“Simposium Internasional yang penuh makna ini diharapkan menjadi dorongan kuat, bahkan menjadi barometer baru dalam mempersatu bangsa ini,” ujarnya.whatsapp-image-2017-05-08-at-13-24-32

Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Perusahaan Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari menyampaikan bahwa memasuki usianya yang genap 102 tahun, Majalah Suara Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk mengungkap fakta-fakta penting seputar peran sosial budaya Muslim Tionghoa di Indonesia. Simposium ini juga akan menghadirkan pembicara-pembicara berkelas internasional dari dalam dan luar negeri. Sebelumnya, Keynote Speaker oleh Dr Asman Abnur SE MSi, Menteri PAN & RB RI, Pengantar Simposium oleh Prof Dr Ahmad Syafii Maarif, dan Amanat PP Muhammadiyah oleh Dr Haedar Nashir MSi.

“Ketika Suara Muhammadiyah mengangkat simposium internasional ini, sudah pasti memiliki sumber dan data sejarah yang akurat untuk mengungkap secara objektif peran dan partisipasi etnis Tionghoa Muslim di Indonesia,” pungkasnya.

Sugito menambahkan, pihaknya berharap agar simposium ini mampu menempatkan permasalahan sesuai dengan apa adanya, tanpa ada rasa cemburu dan curiga sesama bangsa Indonesia.

“Di samping itu para pembicara adalah pakar-pakar yang ahli dalam bidangnya sehingga mampu memberi pencerahan kepada peserta seminar dan kepada bangsa Indonesia,” tandasnya (Yusri).

Tags: Cina MuslimmuhammadiyahMUISimposium InternasionalTionghoa
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah
Berita

Deni Asy’ari Tekankan Relevansinya Mengonsolidasikan Gerakan Ekonomi Berjamaah

28 September, 2024
Prof Dr Abdul Mu'ti
Berita

Muhammadiyah Kritik DPR Langgar Keputusan MK

22 Agustus, 2024
Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah
Berita

Tingkatkan Taraf Hidup Rakyat, Muhammadiyah MoU dengan BCA Syariah

2 Juli, 2024
Next Post
MTs Muhammadiyah Sengkang Tumbuhkan Semangat Kemandirian Lewat Pelatihan Hizbul Wathan

MTs Muhammadiyah Sengkang Tumbuhkan Semangat Kemandirian Lewat Pelatihan Hizbul Wathan

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In