• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Mendikbud Kunjungi Siswa Korban Konvoi Pelajar di Klaten

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
8 Mei, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mendikbud Kunjungi Siswa Korban Konvoi Pelajar di Klaten

Mendikbud memeriksa pipi Nauval yang memar

Share

KLATEN, Suara Muhammadiyah- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Efendy Kamis (4/5) berkunjung ke SMAN 1 Klaten mengunjungi siswa setempat yang menjadi korban aksi anarkis segerombolan pelajar Selasa sebelumnya. Menteri memberikan catatan merah bagi sekolah yang siswanya melakukan tindakan brutal tersebut.

Rombongan menteri tiba di SMA 1 Klaten sekitar pukul 8.30 WIB, langsung menemui Noufal siswa yang menjadi korban aksi brutal konfoi pelajar tersebut.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

“Begitu mendengar Kabar adanya aksi konvoi itu saya langsung agendakan melihat secara langsung yang terjadi di lapangan, ternyata tidak ada korban meninggal seperti yang marak beredar di medsos,” Kata Muhajir. Pihaknya menyayangkan aksi konvoi yang menyebabkan adanya korban ini dan meminta sekolah yang terlibat bertanggung jawab dalam memberikan pembinaan kepada siswanya.

Tidak ada sanksi bagi sekolah yang siswanya terlibat aksi brutal, kita hanya berikan cacatan merah bagi sekolah tersebut sambil menunggu hasil penyelesaian dari Polres Klaten.

Muhajir yang juga Ketua PP Muhammadiyah ini juga menegaskan tidak ada siswa sekolah Muhammadiyah yang melakukan tindakan brutal saat konvoi kemarin.

Sementara itu Nauval siswa kelas XI SMA Negeri I Klaten kepada Mendikbud menceritakan kejadian yang menimpa dirinya dan 11 teman lainnya.

Waktu itu mereka sedang asyik menikmati jajanan di seberang jalan depan sekolah, secara tiba-tiba segerombolan pelajar yang melakukan konvoi menghampiri dan langsung melakukan penyerangan. “Kami tidak melakukan perlawanan, karena posisinya mendadak dan memilih berlari untuk menyelamatkan diri mencari tempat yang aman. Meski demikian dikarenakan tidak siap saya terkena tendangan pula, hingga memar,” ujar Nauval (Paimin JS).

 

Tags: KlatenMendikbudmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Memasak dan Menjahit, Belajar Mandiri Ala Siswa SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar

Memasak dan Menjahit, Belajar Mandiri Ala Siswa SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In