• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Guru MTs Muhammadiyah Pimpin HW Trucuk

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
23 Mei, 2017
in Dinamika persyarikatan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Guru MTs Muhammadiyah Pimpin HW Trucuk
Share

KLATEN, Suara Muhammadiyah- Setelah melalui pemilihan yang dilakukan secara demokratis dalam Musyawarah Cabang Hisbul Wathan (HW) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Trucuk Kabupaten Klaten, akhirnya terpilih sebagai Ketua, Guru MTs Muhammadiyah Trucuk, Nur Ageng Yunanto, dengan dibantu oleh ketua bidang dan formatur lainnya.

Musyawarah Cabang HW PCM Trucuk Kabupaten Klaten yang digelar pada Senin (15/5) di Gedung Dakwah Muhammadiyah AR Fakhrudin Kreadenan, Trucuk, Klaten ini disaksikan oleh Pimpinan Daerah HW Kabupaten Klaten, Sukasno dan dibuka secara resmi oleh Ketua PCM Trucuk, Muhammad Haroni.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Ketua PCM Trucuk, Muhammad Haroni dalam sambutannya mengatakan bahwa gerakan kepanduan Hisbul Wathan didirikan oleh Kyai Ahmad Dahlan pada tahun 1918. Di saat itu, Kyai Ahmad Dahlan mengisi pengajian di Solo dan melihat Vanvinder Pandu Keraton Surakarta sedang berlatih di alun-alun Keraton Surakarta. Melihat hal tersebut, Kyai terkesima dengan adanya kedisiplinan, ketertiban, dan kekompakan dalam kegiatan. Sepulang dari Solo, Kyai menyampaikan kepada teman-temannya di Yogyakarta untuk mendirikan kepanduan milik Muhammadiyah.

Selanjutnya, kata Haroni, gagasan tersebut diapresiasi oleh tokoh Muhammadiyah Yogyakarta yang akhirnya melahirkan gerakan Hisbul Wathan (HW) yang berarti pembela tanah air.

“Diberi nama Hisbul Wathan karena saat itu Indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Dari Hisbul Wathan akhirnya lahir pemimpin besar RI yakni Jendral Sudirman sebagai Panglima Besar TNI. Perlu diketahui, bahwa Jendral Sudirman berasal dari HW Cilacap,” pungkasnya (Paimin JS).

Tags: guruHWmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
SD Muhammadiyah 01 Binjai Adakan Pelepasan Siswa

SD Muhammadiyah 01 Binjai Adakan Pelepasan Siswa

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In