• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Selasa, Maret 17, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Begini Cara UM Surabaya Tradisikan Hafidz al-Quran di Kampusnya

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
17 Juni, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Begini Cara UM Surabaya Tradisikan Hafidz al-Quran di Kampusnya
Share

SURABAYA, Suara Muhammadiyah- Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) memegang komitmen untuk menjadi kampus yang unggul dalam akhlak dan mewujudkan Catur Darma di bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahn (AIK). Mewujudkan misi tersebut, Pusat Pengkajian Al Islam dan Kemuhammdiyahan (PPAIK) sebagai salah satu unit pengembngan Catur Darma di UM Surabaya, melaunching Program 25 Mahasiswa Hafidz Al Quran (MAHIDA) Jumat (16/6) di Aula Fakultas Ekonomi Bisnis.

Dihadiri Kepala PPAIK Mahsun Jayadi Sholihul Huda, M Fil I, para perwakilan Dekan se-UM Surabaya, dan 60 Mahasiswa yang lulus seleksi tahap pertama MAHIDA, program ini dilaunching oleh Wakil Rektor III UM Surabaya Dr Mahsun Jayadi.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Program MAHIDA menurut Sholikhul Huda merupakan program yang pertama kali diinisiasi oleh UM Surabaya untuk menyemarakan kegiatan menghafal al-Qur’an d lingkungan kampus. Di samping itu, berfungsi untuk menyiapkan imam-imam di masjid-masjid Muhammadiyah. “Program ini juga mempersiapkan mahasiswa untuk melanjutkan S2 melalui program Hafidz. Selain itu menjadi embrio penyiapan SDM untuk pendirian Pesantren Mahasiswa KH Mas Mansur di UM Surabaya,” tukasnya.

Solikhul Huda mengakui bahwa antusiasme mahasiswa terhadap program ini luar biasa. Hal tersebut dibuktikan dari jumlah pendaftar yang hingga kini telah mencapai 150 mahasiswa.

“Mereka kemudian akan diseleksi dengan kriteria tartil, tahsin, tajwid, fashoha, dan diambil 60 mahasiswa. Dari 60 mahasiswa ini akan dibina selama 1 tahun dengan target 2 Juz di bawah muraji’ dosen lulusan al-Azhar dan Yaman untuk nanti diseleksi dan diambil 25 terbaik yang akan diwisuda,” lanjutnya.

Sementara, Dr Mahsun Jayadi selaku Wakil Rektor 3 dan Pembina PPAIK UM Surabaya sangat mengapresiasi dan mendukung program MAHIDA. Dirinya berharap program ini mampu melahirkan mahasiswa yang unggul di bidang intelektualitas dan spiritualitas akhlak. “Sehingga dapat menjadi kader-kader Muhammadiyah yang handal dan maju. Ia berharap agar kedepannya ada peningkatan hafalan dari 2 juz menjadi 3 hingga 4 Juz per tahunnya,” tandasnya ().

Tags: MAHIDAmuhammadiyahUM Surabaya
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Lazismu Sragen Himpun 3000 Pejuang Sedekah Cilik

Lazismu Sragen Himpun 3000 Pejuang Sedekah Cilik

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In