• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Gelar Halal Bi Halal, Rektor Unimus: Idul Fitri Momen Kembali Ke Fitrah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
4 Juli, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gelar Halal Bi Halal, Rektor Unimus: Idul Fitri Momen Kembali Ke Fitrah
Share

SEMARANG, Suara Muhammadiyah- Universitas Muhammadiyah (Unimus) Semarang mengawali kegiatan kampus dengan menggelar kegiatan Hala Bi Halal. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (3/7) ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mengeratkan silaturahim yang bertepatan dengan momentum Idul Fitri.

Selain dihadiri oleh Rektor Unimus, Wakil Rektor, serta pejabat struktural lainnya, kegiatan Halal bi Halal ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Tengah Sri Puryono, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Tafsir, Ketua BPH Unimus Widadi, serta para anggota BPH. Tak hanya itu, hadir pula dosen UIN Walisongo Semarang, Fahrur Rozi.

Baca Juga

Khutbah Idul Fitri: Tiga Pilar Prilaku Muslim Pasca Ramadhan

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Dalam tausiyahnya, Fahrur Rozi mengatakan bahwa puasa ramadhan merupakan amal ibadah yang menuntut kejujuran luar biasa. Menurutnya, hal ini mengingat tidak adanya tanda khusus yang membedakan antara orang yang berpuasa dan yang tidak berpuasa.

“Beda dengan ibadah lain seperti shalat, zakat, haji, dll yang terkadang bisa dilihat orang lain. Kalau puasa ramadhan dengan semangat kejujuran luar biasa bisa diteruskan pada 11 bulan lainnya, maka tidak akan terjadi hal-hal buruk dilakukan manusia lewat kejujuran tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Rektor Unimus, Masrukhi memaknai momentum Idul Fitri sebagai momentum kembali ke fitrah. Ia juga menyeru agar momentum usai ramadhan ini dijadikan sebagai momentum untuk menguatkan kebersamaan dalam bekerja dan menjalankan tugas.

“Momen Idul Fitri bisa dijadikan momen kembali ke fitrah, kebersamaan dalam bekerja dan menjalankan tugas,” pungkasnya (sgi/ Yusri).

 

Tags: idul fitrimuhammadiyahUNIMUS
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Ajaran Leluhur
Khutbah

Khutbah Idul Fitri: Tiga Pilar Prilaku Muslim Pasca Ramadhan

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Pramuka Masuk Kurikulum Sekolah, PPG UMM Gelar Kursus Mahir Dasar

Pramuka Masuk Kurikulum Sekolah, PPG UMM Gelar Kursus Mahir Dasar

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In