• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Perhatikan Kualitas Jajanan Anak, MPM PP Koordinasi Dengan Tiga Universitas

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
15 Juli, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Perhatikan Kualitas Jajanan Anak, MPM PP Koordinasi Dengan Tiga Universitas
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjukan kepeduliannya terhadap kualitas jajanan anak, dengan melakukan koordinasi dengan tiga Universitas pada Sabtu (14/7) di Aula Gedung PP Ahmad Dahlan.

Jajanan merupakan sebuah hal yang mengiurkan bagi anak-anak, terlebih anak Sekolah Dasar. Akan tetapi terkadang jajanan yang tersedia bagi mereka tidak baik untuk dikonsumsi karena mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan, selain merugikan bagi pembeli. Jenis jajanan seperti ini juga merugikan penjual, jika diketahui oleh pembeli. Hal ini yang kemudian menjadikan MPM tergerak untuk meningkatkan kualitas jajanan bagi anak.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Wuri Rahmawati Koordinator Divisi Komunitas Khusus MPM PP menyampaikan, “Di Sekolah-sekolah masih sering ditemukan jajanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan, terlebih jajanan yang dijual oleh pedagang asongan,” wuri menambahkan. Menurutnya, setidaknya sudah ada beberapa Sekolah yang menjalin kerjasama dengan MPM untuk mengawasi jajan yang dijual oleh pedagang asongan di sekitar sekolah tersebut.

Sebelum melakukan rapat koordinasi ini, MPM telah mengambil beberapa sampel jajanan di SD Muhammadiyah Pakel dan diujikan di lab Universitas Ahmad Dahlan. Hasilnya masih ditemukan beberapa jajanan yang mengandung zat berbahaya seperti pemanis buatan yang berbahaya bagi kesehatan. Dengan temuan ini, MPM mengandeng tiga Universitas yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Islam Indonesia (UII), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

“Pihak UMY menyatakan siap kerjasama dan membuka tangan untuk menguji jajanan oleh pedagang asongan,” tutur Hari Widada Dosen Farmasi FKIK UMY. Hal senada juga disampaikan perwakilan dari dua kampus lainnya.

Kemudian ketiga Universitas ini akan dijadikan tempat uji lab bagi jajanan pedagang asongan yang telah menjadi binaan MPM yang berada di sekitar kampus masing-masing. (A’an Ar/mg).

Tags: Jajanan AnakMPM PP Muhammadiyahmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Permendikbud No 23 Th 2017 Dianggap Matikan Diniyah, AMM DIY Nyatakan Sikap

Permendikbud No 23 Th 2017 Dianggap Matikan Diniyah, AMM DIY Nyatakan Sikap

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In