• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Mitra MAMPU  Berikan Dampak Pada Warga Aisyiyah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
19 Juli, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mitra MAMPU  Berikan Dampak Pada Warga Aisyiyah
Share

JAKARTA, Suara Muhammadiyah– Pimpinan Pusat Aisyiyah belum lama ini mengikuti kegiatan peretemuan mitra MAMPU (Maju Perempuan Indonesia ) atau biasa dikenal dengan pemberdayaan serta penanggulangan kemiskinan di Jakarta pada tanggal 11- 12 Juli 2017. Guna mengangkat isu kesehatan reproduksi yang masih minim di kalangan perempuan Indonesia, acara ini dihadiri oleh Bappenas, KPPPA, Kedutaan Besar Australia, dan juga Mitra MAMPU yang lain.

Pada pertemuan tersebut, Aisyiyah turut menghadirkan  6 kader perempuan Aisyiyah sebagai perwakilan komunitas dampingan Aisyiyah yakni Balai Sakinah Aisyiyah (BSA) mereka yang berasal dari Bantaeng, Magelang, Blitar, Cilacap, Pangkep dan Sambas ini berbagi tentang kisah perubahan yang sudah di lakukan bersama kader dan kelompok BSA.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Keaktifan Aisyiyah dalam kesehatan reproduksi, dapat memberikan ruang bagi warga Aisyiyah serta dampaknya. Menguatnya kepemimpinan perempuan melalui kelompok BSA yang dikelola Aisyiyah, karena melalui BSA tersebut kader- kader Aisyiyah mendorong perempuan untuk berani bicara serta menyampaikan usulan dalam kelompok juga dalam kegiatan di desa dan daerah seperti musrenbangdes dan musrenbangda. Dikuatkannya  lagi kelompok perempuan yang dikelola Aisyiyah kebanyakan anggota adalah kelompok dhuafa-mustadhafin.

Munculnya kebijakan tentang kespro yang berpihak pada perempuan, dari beberapa advokasi yang sudah dilakukan Aisyiyah sudah muncul Surat Edaran ASI juga pemriksaan IVA. Perubahan perilaku kesehatan juga terdeteksi dari kegiatan ini.

Secara kelembagaan terjadi juga perluasan penguatan cabang dan ranting Aisyiyah sampai 2016 ada 22 PCA baru dan PRA baru baik yang sudah resmi ataupun baru dilakukan pengajuan. Tumbuhnya cabang dan ranting yang baru tidak dipungkiri juga dengan tumbuhnya budaya pengelolaan pengetahuan antar daerah sehingga kisah daerah satu bisa diikuti oleh daerah lain. (Mia/Mg)

 

Tags: AisyiyahMitra MAMPUmuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Din Syamsuddin Resmikan Pondok Pesantren dan Klinik PKU Muhammadiyah Kretek

Din Syamsuddin Resmikan Pondok Pesantren dan Klinik PKU Muhammadiyah Kretek

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In