• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Senin, Maret 16, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Muchlas Abror: Semangat Berdakwah Nyai Walidah Luar Biasa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
20 Juli, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
1
KH Ahmad Badawi Sang Penyelamat (2)
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Tinggal 35 hari lagi Film Nyai Ahmad Dahlan besutan IRAS Film akan mewarnai layar lebar tanah air. Tak terkecuali mantan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Muchlas Abror memiliki kesan yang mendalam tentang sosok Nyai Walidah Dahlan. Menurut Muchlas, meskipun sudah di usia senja, semangat berdakwah Nyai Walidah luar biasa.

“Saya tertegun ketika Nyai Walidah bertabligh, dengan mengendarai kuda ke Batur, Banjarnegara. Beliau berkuda dari Dieng ke Batur,” tuturnya saat ditemui Suara Muhammadiyah. “Bayangkan pada saat itu seorang perempuan menunggangi kuda demi bisa berdakwah. Belum ada, mungkin hanya Nyai Walidah,” imbuh Muchlas.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Batur sendiri hingga saat ini merupakan salah satu Cabang Muhammadiyah yang cukup kuat di daerah Banjarnegara. Pemuda-pemudanya, kenang Muchlas, banyak yang terdidik dan melanjutkan studi ke Yogyakarta. Hal tersebut mengisyaratkan jejak-jejak dakwah di awal pembentukan Muhammadiyah, khususnya yang pernah disinggahi oleh Nyai Walidah sendiri masih tetap bertahan hingga kini. “Nyai Walidah termasuk generasi awal yang masuk dan berdakwah di Batur,” lanjutnya,

Di samping semangatnya dalam mensyiarkan Islam yang luar biasa tersebut, Muchlas juga menyoroti sosok Nyai Walidah sebagai sosok pendidik kaum perempuan memiliki keihklasan tinggi. Sebagai penggerak dan pelopor kaum perempuan di masanya, Nyai Walidah sangat memperhatikan kader-kader penerusnya.

“Nyai Walidah memiliki keikhlasan yang tinggi. Coba bayangkan kalau Nyai Dahlan tidak mementingkan kader-kadernya, sebagai istri pendiri Muhammadiyah, pasti ia sudah menjadi ketua pertama PP Aisyiyah. Namun ia mempersilahkan kadernya yang pada saat itu adalah Siti Bariyah memimpin Aisyiyah untuk pertama kali,” tutur Muchlas.

“Itu mengisyaratkan bahwa Nyai Walidah memiliki kepedulian yang besar terhadap pengkaderan,” tandas Muchlas. (Th)

Tags: IRAS FilmmuhammadiyahNyai Dahlan
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Kelapa Kopyor Sebagai Alternatif Tanaman Produktif Warga Duren

Kelapa Kopyor Sebagai Alternatif Tanaman Produktif Warga Duren

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In