• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Ketegangan di Al-Aqsa, Haedar Nashir: Ini Bukan Hanya tentang Islam Saja

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
24 Juli, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Haedar Nashir: Bagi Muhammadiyah Indonesia dan Pancasila itu ‘Belum Final’
Share

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah- Pembatasan aktivitas Ibadah umat Muslim oleh keamanan Israel di wilayah Masjid al-Aqsa yang memuncak hingga berbuntut terbunuhnya 3 warga Palestina menuai kecaman dunia termasuk Indonesia. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa tindakan di luar batas yang telah dilakukan keamanan Israel tersebut sudah bukan hanya berkaitan dengan umat Muslim saja, namun juga terkait dengan kemanusiaan juga tindakan sewenang-wenang yang seharusnya tidak dilakukan oleh negara manapun.

“Baik Islam, Yahudi ataupun Kristen memiliki sejarah dengan al-Aqsa, tetapi Israel tidak bisa menghormati kawasan itu. Ini bukan tentang islam saja, ini menjadi pesan untuk dunia, pertama tentang kemanusiaan dan kedua tidak boleh ada negara yang sewenang-wenang di zaman modern ini. Ini bisa menjadi bentuk dari neokolonialisme,” tegas Haedar yang ditemui Sabtu (22/7) pasca peletakan batu pertama Museum Muhammadiyah di kompleks Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Haedar pun menjelaskan bahwa Muhammadiyah akan mendukung langkah tegas pemerintah Indonesia yang juga telah dipaparkan oleh Presiden Jokowi di saat kunjungannya ke UAD, Sabtu (22/7). Presiden Jokowi mengecam keras serta meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar sidang membahas krisis yang terjadi di kompleks Masjid al-Aqsa.

“Muhammadiyah mendukung langkah pemerintah yang tegas. Muhammadiyah dan organisasi-organisasi Islam lainnya di seluruh dunia telah menganggap Israel merupakan bentuk dari negara yang bertidak tribal di zaman modern,” imbuh Haedar.

Di samping, Muhammadiyah juga akan meminta kepada negara-negara yang ada di daratan Timur Tengah untuk menggalang kekuatan, khususnya melalui Organisasi Konferensi Islam (OKI).

“Melalui OKI mereka harus melakukan tindakan-tindakan yang lebih berani. Walaupun saat ini mereka sedang dalam gejolak, namun kita berharap negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah bersatu dan menyisihkan perbedaan. Sehingga kasus Qatar dan lainnya bisa terselesaikan,” tandas Haedar. (Th)

Tags: Al-AqsaIslammuhammadiyah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Mantan Rektor Unismuh Makassar: Gerai SM Mendekatkan Produk SM dengan Kampus dan Warga Persyarikatan

Gerai SM Unismuh Makassar Layani Warga Muhammadiyah di Kawasan Timur Indonesia

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In