• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Sikap Reaktif Konfrontatif Melemahkan Umat

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
2 November, 2017
in Kolom
Reading Time: 1 min read
A A
0
‘Nasionalisme Bukan Sebatas Slogan, Tetapi Harus Dimaknai dan Difungsikan sebagai Energi Positif’
Share

Oleh: Haedar Nashir

Umat Islam Indonesia termasuk di dalamnya Muhammadiyah hidup dalam tantangan yang tidak ringan. Sebagai mayoritas tidak cukup berhitung secara jumlah dan peran aktual.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Agenda terberat dan terbesar umat Islam saat ini, termasuk bagi Muhammadiyah, ialah membangun kekuatan sebagai  Khaira Ummah, yakni menjadi kekuatan yang unggul berkemajuan. Muhammadiyah dan seluruh kekuatan umat harus maju di segala bidang. Kemajuan dapat dibangun manakala terus berusaha atau bergerak mengerahkan segala kemampuan dalam menghasilkan amal usaha dan segala karya yang unggul dibanding kelompok masyatakat lain. Maka teruslah membangun pusat-pusat keunggulan di  bidang pendidikan, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Namun, gerak menuju kemajuan akan tersendat dan jalan di tempat jika para pemimpin dan warganya memiliki kebiasaan dan sikap reaktif dalam menghadapi keadaan. Selama terus reaktif apalagi dalam merespons hal-hal yang bersifat isu maka peluang untuk berusaha dan bekerja kian sempit, energi pun terkuras. Padahal pada saat yang sama umat banyak keterbatasan dan kelemahan. Nahyu munkar memang penting tetapi harus seimbang dengan amar makruf, begitu pula sebaliknya. Lebih-lebih manakala atas nama nahyu munkar memunculkan sikap serba negatif (negative thinking)  secara meluas sehingga umat atau elite umat terjebak pada reaktif-konfrontatif terus menerus tanpa diimbangi kearifan dan mempertimbangkan kondisi umat Islam secara keseluruhan yang beragam.  Lama kelamaan umat akan mengalami marjinalisasi di berbagai bidang, sedangkan pihak lain yang untung dan maju. Lebih dari itu usaha-usaha membangun kemajuan akan kendor dan terkalahkan, sehingga umat semakin lemah.

Karenanya bekerja keras membangun pusat-pusat keunggulan sungguh menjadi prioritas yang sangat penting dan strategis jika Muhammadiyah dan umat Islam ingin berada di depan. Agenda meraih kemajuan tersebut memang berat karena harus bekerja keras dan bergerak nyata. Sedangkan sikap reaktif itu biasanya cukup dengan bicara dan berdebat. Maka Muhammdiyah dan umat Islam jangan terbuai dengan sikap-sikap reaktif yang boleh jadi tampak heroik, tetapi tidak produktif. Dalam pandangan Muhammadiyah disebut bergeser dari jihad reaktif melawan sesuatu (al jihad lil-mu’aradhah) menuju jihad proaktif membangun sesuatu atau al-jihad lil-muwajahah.

Tags: Haedar Nashirmuhammadiyahreaktif
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Pengembangan Soft Skill SDM Karyawan

Suara Muhammadiyah Adakan Pelatihan Pengembangan Soft Skill SDM Karyawan

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In