• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Lembaga Dakwah Khusus Laksanakan Rihlah Dakwah ke NTT, Papua dan Kalteng

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
26 Desember, 2017
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Lembaga Dakwah Khusus Laksanakan Rihlah Dakwah ke NTT, Papua dan Kalteng
Share

PAPUA, Suara Muhammadiyah-Selama dua minggu, 13-26 Desember 2017, delapan orang Pimpinan Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan Rihlah Dakwah ke Nusa Tenggara Timur, Papua dan Kalimantan Tengah.

“Tujuan Rihlah adalah untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Program pengiriman dai Muhammadiyah di daerah terpencil, memberikan motivasi kepada para dai yang sedang bertugas dan bersilaturahmi dengan Warga dan pimpinan Muhammadiyah yang menjadi tujuan pengiriman dai”, kata M Ziyad, Ketua LDK PP Muhammadiyah yang melaksanakan rihlah di Papua.

Baca Juga

Pentingnya Menumbuhkan Kesadaran Hidup dalam Pengawasan Allah

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Kunjungan ini dilaksanakan oleh beberapa pimpinan, termasuk ketua dan sekretaris. “Saya bersyukur bisa melaksanakan rihlah, karena menambah ilmu, pengalaman dan jaringan baru,” ujar Sekretaris LDK Faozan Amar, saat melaksanakan rihlah di Katingan Kalimantan Tengah.

Rihlah dakwah ini disambut gembira oleh para warga di daerah-daerah yang dikunjungi. “Kami sangat senang mendapat kiriman dai dari pusat. Karena ikut menggerakan dakwah Muhammadiyah di daerah terpencil,” ujar Ustadz Komarudin wakil ketua PDM Kapuas.

Berdakwah di daerah terpencil bukannya tanpa rintangan. “Awalnya saya tidak betah berada di daerah terpencil. Karena ternyata tidak mudah. Saya pernah disebut sebagai nabi, karena dianggap sebagai orang yang menyebarkan pemahaman baru,” ujar Ketut Iqbal Rizal yang bertugas di kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan. “Namun ketika saya akan meninggalkan daerah tersebut, saya merasa kasihan dan iba dengan jamaah yang membutuhkan bimbingan agama. Dan Alhamdulillah sekarang sudah betah dan masyarakat sudah mau menerimanya,” ujar alumni FAI dan Pondok Shobron UMS itu.

Para pimpinan Muhammadiyah di daerah sangat mengharapkan kegiatan semacam ini diteruskan dan jangkauannya diperluas, sehingga para warga di daerah bisa mendapatkan pencerahan. “Saya berharap makin banyak dai Muhammadiyah yang dikirim ke daerah Katingan, karena luasnya wilayah dan masih terbatasnya dai yang ada,” ujar Edi Rahmat Sosiawan, Ketua PDM Katingan. (rbs)

Tags: LDK PP Muhammadiyahmuhammadiyahrihlah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Pentingnya Menumbuhkan Kesadaran Hidup dalam Pengawasan Allah
Berita

Pentingnya Menumbuhkan Kesadaran Hidup dalam Pengawasan Allah

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Perkuat Manajemen Masjid, FMSU Belajar ke Jogokaryan

Perkuat Manajemen Masjid, FMSU Belajar ke Jogokaryan

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In