• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Sabtu, Maret 14, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Mata Kuliah Kemuhammadiyahan, Mahasiswa Uhamka Kumpulkan 407 Juta Untuk Dhuafa

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
21 Januari, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mata Kuliah Kemuhammadiyahan, Mahasiswa Uhamka Kumpulkan 407 Juta Untuk Dhuafa
Share

JAKARTA, Suara Muhammadiyah-Kedermawanan dan kepedulian terhadap kaum dhuafa merupakan ajaran pokok Muhammadiyah yang diserap KH Ahmad Dahlan dari surat al-Maun. Spirit dari theologi al-Maun inilah yang menggerakkan dan mendorong Muhammadiyah tumbuh besar hingga saat ini.

Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), Prof Suyatno, menyatakan bahwa tradisi filantropi sudah  berakar selama 1 abad dalam tubuh Muhammadiyah, sejak zaman KH Ahmad Dahlan. Tradisi inilah yang membentuk watak warga Muhammadiyah bahwa ‘hidup itu memberi, bukan meminta.’ Jargon ini pula yang ditanamkan oleh Muhammadiyah kepada warga dan anggotanya. “Modal sosial ini harus terus dilembagakan dan dikembangkan menjadi energi sosial unt melakukan transformasi masyarakat menuju masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” katanya.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Menurut Suyatno, Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah, bertanggungjawab untuk merawat dan mengembangkan tradisi ini. “Maka UHAMKA, melalui LAZISMU UHAMKA, LKSFI (FEB), G-500 (FFS) serta FTM (FKIP) serta Mata Kuliah AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan) terus menggerakkan warga kampus dan masyakarat untuk mengembangkan kepedulian terhadap sesama, dan menjadikan kampus sebagai jembatan dan solusi problematika masyarakat,” urainya.

Dalam mata kuliah AIK yang berbobot 2 SKS tersebut, para mahasiswa Uhamka melakukan kegiatan filantropi yang disebut Dakwah Lapangan. Dalam kegiatan Dakwah Lapangan mahasiswa UHAMKA melalui mata kuliah Kemuhammadiyahan yang dibelajarkan di semester gasal tahun ajaran 2017/2018 berhasil mengumpulkan lebih dari 407 juta rupiah. Rp 407.196.900 ini kemudian digunakan untuk membantu dan memberdayakan para kaum dhuafa dan mustadh’afin. (Rbs)

Tags: dhuafafilantropimahasiswamuhammadiyahUHAMKA
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
IMM Kota Metro Lampung Selenggarakan Sarasehan Berakhlak dan Berukhuwah

IMM Kota Metro Lampung Selenggarakan Sarasehan Berakhlak dan Berukhuwah

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In