• Disclaimer
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
Jumat, April 3, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Din Syamsuddin: Say No to Money Politic!

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
24 Januari, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Din Syamsuddin: Say No to Money Politic!
Share

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah– Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Prof Din Syamsuddin, mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk dari praktek politik uang. Hal itu dikatakan dalam ceramah umum bertema “Politik Transaksional dalam Praktik Demokrasi di Indonesia” di hadapan ratusan peserta Musyawarah Nasional Tarjih di Universitas Muhammadiyah Makassar, Rabu (24/01).

Memasuki tahun politik 2018 dan menjelang tahun pelaksanaan pemilihan presiden 2019, praktek politik transaksional dinilai sangat meresahkan. Oleh karena itu, Din mengapresiasi inisiatif Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah untuk membahas persoalan ini. “Agenda mendesak untuk dibahas dalam perspektif agama. Sebenarnya agama telah memberikan perspektif tegas,” katanya.

Baca Juga

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

Din menilai, Majelis Tarjih perlu membuat panduan yang bisa dijadikan rujukan masyarakat dalam memandang persoalan yang sudah meluas di masyarakat ini. “Fatwa, rekomendasi, seruan saya kira relevan dikeluarkan oleh Majelis Tarjih PP Muhammadiyah,” katanya.

Semua komponen bangsa, harus ikut serta dalam melawan narasi politik transaksional. “Umat Islam dan khusus lagi warga Muhammadiyah untuk berani, mau dan mampu menolak politik uang, dan mengatakan kepada yang lain, say no to money politic!” tuturnya.

Politik transaksional, di mata Din Syamsuddin, sebenarnya bisa bermakna positif dan negatif, tergantung transaksi apa yang dilakukan antara calon dan warganya. “Tapi dalam konteks Indonesia, politik transaksional merupakan nama lain dari money politic atau politik uang atau politik dagang,” ulasnya. Bermakna positif adalah ketika yang terjadi antara calon dan warga adalah traksaksi untuk menyemai benih-benih kebaikan. Transaksi nilai.

Adapun transaksi yang umum terjadi justru transaksi negatif atau sering disebut sebagai mahar politik. “Membawa dampak bagi sang pemimpin jika berhasil, dia sudah terbeli. Mengurangi kualitas dan tanggung jawab, baik eksekutif maupun legislatif,” katanya.

Rangkaian politik transaksional ini pada akhirnya akan membawa pada interaksi timbal balik kepentingan, saling berbalas jasa antara yang memberikan uang dengan yang maju sebagai pemimpin. “Inilah yang saya sebut lingkaran setan, yang harus diubah menjadi lingkaran kebajikan,” ulasnya.

Dalam Islam, kata Din, perbuatan politik traksaksional ini termasuk perbuatan suap. Hadis nabi, yang menyuap dan yang disuap dilaknat oleh Allah. “Jika praktek ini meluas maka laknat Allah itu akan menimpa bangsa ini,” ujar ketua umum PP Muhammadiyah 2005-2015 ini. (Ribas)

Tags: Din Syamsuddinmuhammadiyahmunas tarjihpolitik transaksional
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara
Berita

Kekerdilan Berpikir Membuat Manusia Alpa dengan Nikmat Allah Tiada Tara

11 Maret, 2026
Next Post
Buya Syafii Jadi Penerjemah Siswa Turki

Buya Syafii Jadi Penerjemah Siswa Turki

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In