• Disclaimer
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Term & Condition
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami
Jumat, Maret 13, 2026
Suara Muhammadiyah
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora
No Result
View All Result
suaramuhammadiyah
No Result
View All Result

Rihlah Dakwah LDK PP Muhammadiyah Ke Murung Raya Kalimantan Tengah

Suara Muhammadiyah by Suara Muhammadiyah
12 Februari, 2018
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
Rihlah Dakwah LDK PP Muhammadiyah Ke Murung Raya Kalimantan Tengah
Share

MURUNG RAYA, Suara Muhammadiyah-Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah kembali mengirimkan tim rihlah dakwah ke Kalimantan Tengah, yakni di kabupaten Murung Raya, pada 8-11 Februari 2018. Tim yang diberangkatkan adalah Ustadz Nur Achmad, MA dan Ustadz Mufid Musthofa.

Perjalanan menuju Murung Raya dari Palangkaraya melalui jalur darat selama 12 Jam perjalanan melewati hutan Kalimantan. “Alhamdulillah jalan-jalan mulus dan rapi. Tanpa kemacetan seperti di kota-kota besar. Sampai di Murung Raya, tidak lama kemudian, masuk waktu subuh,” ujar Nur Achmad yang didaulat sebagai imam dan mengisi kuliah subuh dengan tema penguatan iman dan mengenali ancaman atas iman.

Baca Juga

Pentingnya Menumbuhkan Kesadaran Hidup dalam Pengawasan Allah

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

“Rihlah dakwah ini, disamping untuk melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan dai yang bertugas di daerah terpencil, juga untuk silaturahmi dengan PDM setempat” kata Mufid Musfofa, bendahara LDK PP Muhammadiyah.

Ketua PDM Murung Raya menyambut baik kunjungan tim Rihlah Dakwah. “kalau bisa waktunya dua bulan, supaya bisa keliling seluruh daerah Murung Raya,” ujar H Joko penuh harap. WhatsApp Image 2018-02-12 at 13.18.19

“Awalnya sempat ada salah paham dari tokoh setempat, namun berkat pendekatan yang baik, Alhamdulillah akhirnya diterima dengan baik. Buktinya sekarang ini kalau ada pengajian banyak dihadiri tokoh-tokoh yang dulunya menolak”, ujar Abdul Rosyid menceritakan pengalaman dakwahnya di pedalaman Muara Laung Murung Raya. “Awalnya jamah sholat hanya lima orang, sekarang sudah tiga shaf. TPA yang dulunya belum ada, sekarang ada 60 santri yagn setiap hari belajar mengaji. Juga ada pengajian remaja, ibu-ibu serta pengajian umum” kata Rasyid.

Lebih lanjut Rosyid mengatakan, ada sejumlah aset tanah wakaf yang siap dibangun sekolah, bahkan PDM berencana membangun pesantren Muhammadiyah. (faozan)

Tags: LDK PP Muhammadiyahmuhammadiyahrihlah dakwah
Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Related Posts

Pentingnya Menumbuhkan Kesadaran Hidup dalam Pengawasan Allah
Berita

Pentingnya Menumbuhkan Kesadaran Hidup dalam Pengawasan Allah

11 Maret, 2026
Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu
Berita

Green Hajj Bisa Jadi Solusi Edukasi Pengelolaan Sampah dari Hulu

11 Maret, 2026
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega
Berita

Seberapa Sering Membaca, Bukan Seberapa Banyak yang Dibaca

11 Maret, 2026
Next Post
Ini Tanggapan Haedar Nashir, Din Syamsuddin, dan Syafii Maarif Terkait Teror Novel Baswedan

Penyerangan Gereja dan Sikap Kita

Please login to join discussion
  • Kotak Pos
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media

© SM 2021

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Khazanah
  • Hadlarah
  • Khutbah
  • Tanya Jawab Agama
  • Wawasan
  • Humaniora

© SM 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In